Amerika Kembangkan Pesawat Hipersonik

Peluncuran Pengujian Misil Balistik Minuteman III.
Sumber :
  • RT.com

VIVA Tekno – Departemen Pertahanan Amerika Serikat atau Pentagon berniat menggandeng perusahaan swasta untuk membuat pesawat uji militer berkecepatan tinggi atau hipersonik.

img_title Pesawat Air India Alihkan Penerbangan usai Pilot Kirim Kode Pembajakan

Dikabarkan, Pentagon telah membuat permintaan kepada perusahaan-perusahaan swasta mengajukan proposal untuk pembuatan pesawat uji militer berkecepatan tinggi.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Sebelumnya, Barry Kirkendall selaku direktur teknis DIU untuk ruang angkasa mengatakan, proyek ini menyasar untuk menghapuskan beberapa ketentuan yang memperhambat pengembangan program hipersonik dalam beberapa tahun terakhir, seperti dilansir dari situs RT, Selasa, 6 September 2022.

img_title DPR Usulkan Wajib Militer Terbatas untuk Rakyat: Perkuat Pertahanan Semesta

Perusahaan dapat mengumpulkan proposal mereka ke Unit Inovasi Pertahanan AS dengan tenggat waktu paling lama pada 16 September 2022. Saat ini, pentagon memang tengah berusaha untuk mengurangi tekanan pada infrastruktur pengujiannya melalui program yang disebut pengujian hypersonic and High-Cadence.

Adapun, pesawat tersebut haruslah memenuhi kriteria, diantaranya, dapat ditempuh dengan kecepatan Mach 5+, memiliki profil penerbangan yang dapat bermanuver atau non-balistik, mampu mengumpulkan data real-time di dekatnya, dan mengakomodasi setidaknya dua muatan dengan dua opsi penempatan.

img_title Misteri Logo BNPB pada Pesawat yang Disita Dalam Kasus MBG Klaster Mobil Listrik Akhirnya Terjawab, Begini Faktanya

Diperkirakan, manuver AS menggandeng perusahaan swasta dalam pembuatan pesawat uji militer ini bertalian dengan ketakutan AS jika mereka tertinggal dengan Rusia dan China dalam pengembangan teknologi hyppersonic. Kendati demikian, Sekretaris deputi Departemen Pertahanan AS, Kathleen Hicks menampik dugaan tersebut.

Tidak kalah penting untuk diketahui, negara-negara di dunia saat ini tengah berfokus pada pengembangan hypersonic, mengingat dengan kendaraan peluncur yang dapat bermanuver membuat penerbangan mereka hampir tidak dapat diprediksi. Sekaligus juga, dapat membuatnya melewati pertahanan udara modern.

Ilustrasi kapal di Selat Hormuz

Jika Perang Kembali Pecah, Garda Revolusi akan Targetkan Kabel Internet di Selat Hormuz

Target serangan baru Korps Garda Revolusi Islam Iran (IRGC) diungkap jika perang berlanjut yakni kabel-kabel internet bawah laut utama yang melintasi Selat Hormuz.

img_title
VIVA.co.id
20 Oktober 2026
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut