Kebobolan Data Pribadi Terjadi Tanpa Pandang Bulu

Acara peresmian Security and Connectivity (SNC).
Sumber :
  • Misrohatun Hasanah

VIVA Tekno – Beberapa waktu yang lalu, hacker Bjorka sempat menghebohkan jagat maya dengan menjual data pribadi yang diduga bobol dari beberapa perusahaan, seperti PLN, IndiHome dan data registrasi kartu SIM. 

img_title Desktop Seukuran Kotak Sepatu Ini Dibekali Superchip Nvidia, Data Pribadi Diklaim Aman

Direktur Keamanan Siber dan Sandi Industri Deputi IV Badan Siber dan Sandi Negara (BSSN), Intan Rahayu mengakui ada kegagalan dari sisi security di mana saat ini sangat masif kasus kebocoran data.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Bukan hanya Indonesia, tapi beberapa negara, termasuk Indonesia dan mengancam infrastruktur kritis," ujarnya di Heart Space 2.0, Jakarta Pusat, Rabu, 12 Oktober 2022.

img_title Meta Sok-sokan Jadi Polisi Malam: Batasi Remaja di Facebook dan Instagram tapi Ancam Data Pribadi Pengguna

Sebagaimana tertuang dalam Undang-Undang tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (UU ITE) bahwa setiap Penyelenggara Sistem Elektronik (PSE) harus menyelenggarakan Sistem Elektronik secara andal dan aman serta bertanggung jawab terhadap beroperasinya Sistem Elektronik sebagaimana mestinya.

"Dengan disahkannya UU PDP (Perlindungan Data Pribadi) yang juga melengkapi UU ITE, ini menunjukkan tingkat keseriusan pemerintah dalam melindungi pengguna siber dalam negeri, sekaligus memberantas kejahatan siber dengan memberikan hukuman pidana apabila terbukti bersalah dan melanggar undang-undang," imbuhnya.

img_title 7 HP Murah Rp2 Jutaan dengan Fitur Keamanan Terbaik 2026, Data Pribadi Lebih Aman Tanpa Harus Beli Flagship

Diskusi keamanan siber pada peresmian Security and Connectivity (SNC).

Photo :
  • Misrohatun Hasanah

Pertumbuhan teknologi informasi yang pesat harus dibarengi perlindungan terhadap pengguna internet dengan sistem penanggulangan kejahatan dunia maya agar pengaksesannya lebih aman dan nyaman. 

Keamanan dalam konektivitas akan menjaga kerahasiaan data pengguna internet dan mengurangi risiko cybercrime atau kejahatan siber dalam penggunaan internet sehari-hari.

Pada dasarnya peristiwa kebobolan ini bisa terjadi kepada siapapun dan kapanpun tanpa pandang bulu, baik itu kepada instansi pemerintah maupun swasta dan lintas sektoral dari berbagai industri.

Untuk itu Security and Connectivity (SNC) hadir sebagai jawaban atau solusi yang ditawarkan kepada publik, khususnya nstansi dan korporasi yang sangat memperdulikan dan memperhatikan aspek keamanan siber untuk diimplementasikan pada proses bisnisnya secara efektif.

Chief Information Security Officer (CISO) SNC, Bruce Hanadi.

Photo :
  • Misrohatun Hasanah

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Kasus Bjorka membuktikan bahwa cybersecurity masih dipandang sebelah mata. Kami mempunyai sebuah 'Peace of Mind' karena sangat memahami pentingnya keamanan dan proteksi diri dari serangan digital dan akses ilegal," ujar Bruce Hanadi selaku Chief Information Security Officer (CISO) SNC.

SNC mengaku sangat memahami pentingnya masalah kerahasiaan dan perlindungan data pengguna demi keberlangsungan usaha dan kepercayaan dari para stakeholder khususnya kepada nasabah atau klien.

Halaman Selanjutnya
Halaman Selanjutnya
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut