NASA Bentuk Tim Khusus Peneliti UFO

Ilustrasi benda asing tak dikenal atau UFO/UAP.
Sumber :
  • CCO

VIVA Tekno – Badan Penerbangan dan Antariksa (NASA) akan meluncurkan program studi UFO selama sembilan bulan. Badan antariksa itu baru saja mengumumkan tim beranggotakan 16 orang, yang akan meneliti fenomena udara tak dikenal yang disebut UFO/UAP.

img_title NASA Ingin Mendaratkan Manusia ke Bulan Tahun 2028

Pada bulan Juni, NASA pertama kali mengumumkan program UFO dan mencatat bahwa penelitian akan fokus pada laporan dan data UFO yang tidak diklasifikasikan. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Mereka juga akan membentuk tim khusus studi independen yang diketuai oleh astrofisikawan dan presiden organisasi sains nirlaba Yayasan Simons, David Spergel.

img_title Peta NASA Masih Merah, Karbon Monoksida Terdeteksi Membentang di Langit Indonesia

Akan ada 15 anggota tim yang diumumkan oleh NASA, termasuk mantan astronot NASA Scott Kelly, astrofisikawan Universitas California Shelley Wright, jurnalis sains Nadia Drake, ilmuwan planet David Grinspoon, dan Chief Technology Officer dari perusahaan luar angkasa yang berbasis di Colorado, Maxar, Walter Scott. 

Anggota tim lainnya termasuk ilmuwan, regulator Administrasi Penerbangan Federal, dan pakar industri luar angkasa, menurut situs Independent, Minggu, 23 Oktober 2022.

img_title 3 Negara Besar Punya Urusan dengan Alien

"NASA telah mengumpulkan beberapa ilmuwan terkemuka dunia, praktisi data dan kecerdasan buatan, pakar keamanan dirgantara, semuanya dengan tugas khusus yaitu menerapkan fokus penuh sains dan data UAP," kata Asisten Wakil Administrator Asosiasi untuk Penelitian di Direktorat Misi Sains NASA, Daniel Evans.

Alien.

Photo :
  • Space.com

Evans bertanggung jawab untuk mengatur penelitian. Ketika mengumumkan program pada bulan Juni, dia menekankan pentingnya mengumpulkan semua data UFO. Setidaknya di masa depan mereka bisa menjelaskan kejadian di balik UFO. 

"Langkah pertama dalam penyelidikan adalah mencari tahu data apa yang ada. Ini baru langkah pertama. Data apa yang ada di luar sana yang bisa dibawa," ujarnya.

Dia menambahkan selama konferensi media pada bulan Juni bahwa studi UFO NASA akan membutuhkan anggaran antara beberapa puluh ribu dolar hingga US$100.000.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Program UFO NASA diumumkan setelah dengar pendapat kongres Amerika Serikat pertama tentang UFO atau Unidentified Aerial Phenomena/UAP sebagaimana yang disebutkan Departemen Pertahanan.

Pada bulan Mei, pejabat intelijen AS memberi pengarahan kepada para pemimpin kongres tentang lebih dari 140 penampakan UAP yang tidak dapat dijelaskan oleh anggota militer, yang terlihat sejak 2004 dan penyelidikan Pentagon yang sedang berlangsung terhadap fenomena tersebut.

Halaman Selanjutnya
Halaman Selanjutnya
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut