Santri Bisa Jadi Apa Saja, Hacker hingga Presiden

Ilustrasi santri di pesantren.
Sumber :
  • ANTARA FOTO/Irsan Mulyadi

VIVA Tekno – Berdasarkan data Kementerian Agama, per April 2022 jumlah pesantren di Indonesia mencapai 26.975 unit. Seluruh pesantren itu mendidik sebanyak 2,65 juta santri. Jumlah ini jelas memiliki potensi ekonomi tersendiri, makanya pemerintah sangat mendorong pengembangan ekonomi pesantren.

img_title El-Sisi Tegaskan Dirinya Berakhir Jadi Presiden Mesir 2030, Tak Akan Ubah Konstitusi Demi Perpanjang Jabatan

Pengembangan ekonomi pesantren menjadi bagian dari strategi pengembangan ekonomi syariah di Indonesia dalam mewujudkan pertumbuhan yang inklusif. Pesantren dan santri dengan berbagai potensinya mampu mengarahkan diri untuk mencapai posisi-posisi yang diinginkan dalam kehidupan.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Santri tidak terbatas hanya bisa menjadi ustaz atau penceramah saja, tapi juga profesi lain. Contohnya mencetak santri yang ahli keamanan siber atau santri cyber security. Mereka harus dipersenjatai dengan kemampuan teknologi siber yang andal agar ke depan dapat bersaing dengan bangsa lain serta tidak diperdayai.

img_title Sikap Prabowo dan Presiden Mesir Bela Palestina Dapat Dukungan Penuh

Para santri akan dididik menjadi peretas atau hacker, tapi bukan untuk menyerang melainkan mengamankan perangkat yang mempunyai beberapa kelemahan dan mereka akan memperkuat di sisi itu.

Potensi dan sumber daya digital yang dimiliki para santri Indonesia dinilai sangat luar biasa. Meski jarang diekspos. namun para santri telah berkarya. Mereka selalu hadir, baik di dunia peretas putih atau white hacker, pembuat konten (content creator), pasar digital, hingga startup.

img_title Prabowo Bakal Bertemu Empat Mata dengan Presiden Mesir Al-Sisi, Bahas Kerja Sama Strategis

Menag Yaqut Cholil alias Gus Yaqut.

Photo :
  • Istimewa

Bukan itu saja. Santri pun bisa menjadi pengusaha hingga orang nomor satu di Indonesia. "Santri kalau mau berdaya maka harus berusaha. Mereka bisa jadi apa saja. Mulai dari pengusaha, menteri, wakil presiden, hingga presiden,” kata Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas, Kamis, 27 Oktober 2022.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Ia juga menegaskan bahwa tugas para santri adalah mengembangkan diri, baik dengan mengaji maupun belajar dengan baik. "Santri jadi Presiden ada Gus Dur, santri jadi Wakil Presiden ada KH Ma’ruf Amin. Hari Santri berawal dari resolusi jihad," jelas Yaqut.

Ilustrasi perayaan hari Santri Nasional

Antisipasi Dampak Asap Karhutla Saat Hari Santri, Pesantren di Pekanbaru Siapkan Perlindungan

Ancaman kabut asap akibat kebakaran hutan dan lahan (karhutla) menjadi perhatian menjelang peringatan Hari Santri Nasional (HSN) 2026 di Pekanbaru, Riau.

img_title
VIVA.co.id
19 Oktober 2026
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut