Siang Hari Lebih Cepat, Perhatikan Waktu Salat

Ilustrasi melaksanakan salat.
Sumber :
  • U-Report

VIVA Tekno  –  Tengah hari pada Kamis ini akan terjadi lebih cepat dari hari biasanya. Fenomena tersebut terjadi karena nilai perata waktu yang lebih besar (lebih positif) sehingga Matahari akan berkulminasi lebih awal dibanding hari-hari normal. 

img_title BMKG: Gempa Magnitudo 6,4 di Simalungun Tidak Berpotensi Tsunami

"Fenomena tengah hari yang lebih cepat setiap tanggal 3 November karena nilai waktu yang lebih besar sehingga Matahari akan transit lebih cepat dibandingkan hari-hari biasanya," tulis keterangan akun Instagram @lapan_ri dikutip VIVA Tekno pada Kamis, 3 November 2022.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Waktu terbit adalah Matahari menjadi lebih cepat, Untuk umat muslim salat subuh dan duha (saat ketinggian Matahari mencapai +4,5 atau sepenggalah) menjadi lebih awal, terutama untuk wilayah selatan Indonesia.

img_title BNPB: Total Korban Jiwa Gempa Bumi M 7,7 Capai 47 Orang hingga Sabtu Malam

Selain waktu terbit, fenomena juga akan mempengaruhi waktu terbenam Matahari, termasuk waktu magrib maupun isya sekaligus akhir senja astronomi menjadi lebih cepat dibanding hari-hari normal, terutama Indonesia bagian utara.

img_title Laba BUMI Melonjak 188 Persen, Emiten Bakrie-Salim Raup Untung US$58,85 Juta pada Semester I-2026

Sekedar informasi, rata-rata waktu adalah selisih antara Waktu Matahari Sejati dengan Waktu Matahari Rata-rata. Ada dua faktor yang mempengaruhi perata waktu, sumbu Bumi dan kelonjongan orbit Bumi. 

Saat itu kemiringan sumbu Bumi akan menimbang keseimbangan menujugan maksimumnya (September-Desember dan Juni) di mana transit lebih cepat.

Sedangkan saat kemiringan Bumi simpangan maksimum menuju titik seimbang (Juni-September dan Desember-Maret) akan membuat Matahari transit lebih lambat.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Faktor berikutnya adalah kelonjongan orbit Bumi yang belum sepenuhnya lingkaran sempurna, namun berbentuk elips dengan kelonjongan 1/60.

PGN.

Perluas Pasar Gas Bumi, PGN Beberkan Strategi Komersial Dongkrak Permintaan Berkelanjutan

Subholding Gas PT Pertamina (Persero), PT Perusahaan Gas Negara (Persero) Tbk (PGN), terus memperkuat strategi komersial untuk memperluas pasar dan pemanfaatan gas bumi.

img_title
VIVA.co.id
14 September 2026
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut