Gigi Hadid Ogah Main Twitter Lagi

Gigi Hadid.
Sumber :
  • Instagram @gigihadid

VIVA Digital – Setelah sosial media raksasa Twitter dibeli oleh orang terkaya di dunia Elon Musk, banyak pihak yang memberi kritik, salah satunya karena semakin bebasnya hate speech atau ujaran kebencian di platform tersebut.

img_title Terpopuler: Penjualan Mobil Tembus 511 Ribu Unit, Merek Favorit Juli, hingga Gaji Fantastis Elon Musk

Tak ayal beberapa nama besar ikut "minggat" dari Twitter, salah satunya supermodel dunia Gigi Hadid. Ia mengumumkan bahwa dia berhenti dari Twitter setelah pengambilalihan Elon Musk, menyebut situs media sosial itu sebagai "tempat pembuangan kebencian & kefanatikan."

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Model berusia 27 tahun itu mengumumkan di Instagram bahwa dia menonaktifkan akun Twitter-nya pada hari Jumat, 4 November 2022 pekan lalu, di tengah PHK massal yang terjadi di Twittwr, termasuk tim hak asasi manusia (HAM).

img_title Gaji Elon Musk Setara 2,5 Juta Tahun Upah Pekerja Tesla

Gigi Hadid.

Photo :
  • Instagram @gigihadid

“Untuk waktu yang lama, tetapi terutama dengan kepemimpinan barunya,” tulis Hadid tentang Musk, “(Twitter) menjadi semakin menjadi tempat pembuangan kebencian & kefanatikan, dan ini saya tak ingin menjadi bagian dari tempat ini" tulisnya.

img_title Elon Musk Bongkar Skenario Mengerikan Soal Ancaman AI

Dia menambahkan permintaan maaf kepada penggemarnya di platform tersebut, menulis bahwa dia senang terhubung dengan mereka.

"Saya tidak bisa berkata bahwa ini (Twitter) adalah tempat yang aman bagi siapa pun," lanjutnya, "atau platform sosial yang lebih baik daripada merugikan."

Elok Musk akuisisi Twitter.

Photo :
  • Tech Crunch

Bersamaan dengan pernyataannya, dia memposting tweet yang diunggah Penasihat Hak Asasi Manusia, Shannon Raj Singh tentang diberhentikannya ia dari Twitter

Twitter memecat sekitar setengah dari tenaga kerja mereka pada hari Jumat dengan email kepada staf yang menjelaskan pemotongan itu "diperlukan untuk memastikan kesuksesan perusahaan bergerak maju."

Melansir Page Six, sebelumnya, penyanyi legendaris Toni Braxton mengumumkan dia juga akan menjauh dari situs media sosial tersebut.

Elon Musk membeli Twitter.

Photo :
  • Getty Images

“Saya terkejut dengan beberapa 'kebebasan berbicara' yang saya lihat di platform ini sejak diakuisisi. Ujaran kebencian di bawah selubung 'kebebasan berbicara' tidak dapat diterima; oleh karena itu saya memilih untuk menjauh dari Twitter karena itu bukan lagi tempat yang aman untuk diri saya sendiri, putra-putra saya, dan POC lainnya," tulisnya bulan lalu.

Shonda Rhimes, Sara Bareilles dan Téa Leoni juga mengatakan sayonara ke Twitter pada akhir Oktober.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Tidak akan berada di sini (Twitter) untuk apa pun yang direncanakan Elon. Sampai jumpa," tulis Rhimes.

Sementara itu, Musk juga dunia Twitter minggu lalu ketika dia mengumumkan dia akan membebankan biaya bulanan untuk tanda centang verifikasi biru atau verified yang mana banyak diidamkan para seleb.

Ilustrasi hindarkan ujaran kebencian di media sosial

Demo 27 Agustus, Komdigi Minta Masyarakat Tak Sebar Ujaran Kebencian dan Provokasi di Media Sosial

Komdigi meminta masyarakat untuk bijak menggunakan media sosial agar situasi kondusif tetap terjaga di ruang digital saat aksi demonstrasi pada 27 Agustus.

img_title
VIVA.co.id
27 Agustus 2026
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut