Facebook Teratas di Top 1000 versi Google

Sumber :
  • izismile.com

VIVAnews - Meski belakangan dihujani kritik terkait sistem privasi pengguna, Facebook ternyata malah makin digjaya di ranah maya.

img_title Apple dan Google Tunduk sama Donald Trump, Ganti nama Danau Ontario jadi Amerika

Menurut data trafik web yang dirilis Google, Jumat, 28 Mei 2010, jejaring sosial terbesar di dunia itu kini dikunjungi oleh 540 juta orang per bulannya, atau lebih dari 35 persen populasi pengguna internet.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Menurut data global Google Ad Planner yang disediakan oleh Double Click, sekitar 570 miliar laman di Facebook.com disambangi orang.

img_title Google Tidak Berkutik di Rusia

Jumlah itu delapan kali lebih besar dibanding Yahoo.com, kini berada di posisi kedua. Menurut Google, Yahoo.com cuma memperoleh 490 juta pengunjung per bulan.

Seperti dikutip dari situs The Street, data dari Double Click (perusahaan penyedia data untuk keperluan pengiklan internet yang baru-baru ini diakusisi oleh Google) mengumumkan 1.000 situs paling banyak dikunjungi di internet.

img_title Meta Sok-sokan Jadi Polisi Malam: Batasi Remaja di Facebook dan Instagram tapi Ancam Data Pribadi Pengguna

Namun, mungkin untuk menjaga obyektivitas, perusahaan milik Google itu, tidak memasukkan peringkat Google serta dua produk Google lain: YouTube dan Gmail, ke dalam daftar.

Setelah Facebook dan Yahoo, Live.com dari Microsoft menyusul di tempat ketiga dengan  370 juta pengunjung unik dan 39 miliar page view. Kemudian, diikuti Wikipedia, MSN.com, Microsoft.com, Blogspot.com, Baidu.com, GG.com, dan Mozilla.com.

Situs web forum nomor satu asal Indonesia, Kaskus, masuk pula ke dalam daftar top 1000 Google itu. Menduduki peringkat 755, Kaskus memanen 5,1 juta pengunjung unik dan 170 juta page view.

Dari angka-angka yang diperoleh, menunjukkan bahwa Facebook adalah raja situs jejaring sosial. Sementara rival terdekatnya, Twitter, April lalu mengantungi 96 juta pengunjung unik dan 5,4 miliar page view.

Data ini mendukung pernyataan Facebook yang mengklaim bahwa Facebook belum ditinggalkan oleh para anggotanya meski sejumlah politisi, grup konsumen, dan advokat menginginkan sistem perlindungan yang lebih ketat bagi informasi pribadi yang dicantumkan dalam akun Facebook.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Hingga Jumat, hanya 23.515 orang yang mendaftar di situs 'We're Quitting Facebook' sebagai salah satu bentuk kampanye "membuang" layanan jaringan sosial dengan aksi protes yang menurut rencana akan dilakukan pada 31 Mei.

Angka itu mewakili kurang dari 0,006 persen dari 400 juta lebih anggota Facebook. Situs yang diluncurkan pada 2004 itu sedang memeriksa kontrol privasi untuk menghadapi rentetan kritik dan kecaman karena merusak kepercayaan yang telah membuat Facebook menjadi jaringan sosial terbesar di dunia. (wm)

Telkomsel Integrasikan Mode Dasar Instagram dengan SIMPATI.

Janji Telkomsel usai Putusan MK soal Sisa Kuota Internet

Telkomsel menyampaikan sedang mematangkan langkah penyesuaian internal agar seluruh skema produk seluler sejalan dengan ketentuan yang ditetapkan oleh putusan MK.

img_title
VIVA.co.id
4 September 2026
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut