Ada Kabar Buruk soal Alien

Pintu masuk alien di Planet Mars.
Sumber :
  • GIANT FREAKIN ROBOT

VIVA Tekno – Para peneliti menggunakan sepasang teleskop untuk memindai zona di mana siaran alien yang konon berasal dari 45 tahun yang lalu. Investigasi yang disebut Wow! Signal ini menjanjikan pencarian kehidupan alien cerdas di luar Bumi.

Ini bahkan melibatkan data dari pesawat ruang angkasa Gaia yang memetakan langit untuk menemukan lebih banyak bintang seperti Matahari di wilayah sinyal, menurut kolaborator proyek Wael Farah.

"Ini tidak hanya mencakup wilayah ketidakpastian Wow! Signal tetapi meluas ke area di langit di mana kepadatan bintang tinggi, seperti pusat galaksi dan cakram galaksi," tulis Farah, yang dikutip dari situs Space, Rabu, 9 November 2022.

Zona yang ditargetkan berada di sekitar bintang mirip Matahari yang terletak 1.800 tahun cahaya di konstelasi Sagitarius, diidentifikasi sebagai zona yang memungkinkan untuk sinyal dalam penelitian.

img_title Gedung Putih Rilis Situs ‘Alien’

Alien.

Photo :
  • Space.com


"Ini adalah pertama kalinya pencarian yang ditargetkan untuk Wow! Signal telah dilakukan," kata Karen Perez, mahasiswa pascasarjana di Universitas Columbia.

Wow! Signal diledakkan dari luar angkasa melalui radio pada 15 Agustus 1977. Tetapi meskipun polanya teratur selama rentang waktu yang singkat, tidak ada yang menemukan bukti nyata dari sinyal berulang dalam 45 tahun sejak malam yang penting itu.

Perez mencatat pencarian memacu kolaborasi pertama antara dua teleskop yang didanai oleh SETI, Green Bank Telescope dan Allen Telescope Array.

Teleskop melakukan pengamatan mereka pada hari yang sama, pada 21 Mei, di mana Green Bank melakukan dua pengamatan 30 menit dan ATA melakukan enam pengamatan lima menit. Pengamatan mereka juga tumpang tindih selama hampir 10 menit.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

UFO dan alien.

Photo :
  • Amazon.com


Farah mengatakan bidang pandang teleskop yang besar dan kemampuan lainnya, memungkinkan lebih banyak sumber untuk diidentifikasi dan dipelajari secara bersamaan dengan instrumen. Dengan kata lain, lebih banyak kandidat bintang tempat sinyal berasal mungkin muncul dalam pencarian wilayah di masa mendatang.

Sementara itu peneliti juga menemukan planet mirip Bumi TRAPPIST-1e. Hal ini akan memacu para ilmuwan mengembangkan kerangka untuk menentukan apakah ada planet di luar tata surya yang dapat menampung kehidupan atau cocok untuk tempat tinggal manusia.

TRAPPIST-1e adalah salah satu dari tujuh dunia dalam sistem Trappist-1, mengorbit bintang katai-M yang relatif dingin di mana itu terletak 39 tahun cahaya dari Bumi.

Fakta bahwa semua planet ekstrasurya ini dianggap sebagai dunia berbatu atau terestrial yang berukuran sama dengan Bumi telah membuat sistem TRAPPIST-1 menjadi fokus utama untuk pencarian kehidupan di tempat lain di alam semesta.

Halaman Selanjutnya
Halaman Selanjutnya
img_title Cara Mudah Bayar Pajak Motor dan Mobil Online, Tak Sampai 5 Menit
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut