Gembleng Talenta Digital Supaya Berkualitas

Transformasi digital.
Sumber :
  • Onalytica

VIVA Digital – Pandemi COVID-19 membuka peluang pada peningkatan penetrasi layanan digital oleh konsumen Indonesia.

img_title Google Photos atau Drive, Mana yang Lebih Tepat untuk Mengosongkan Memori HP?

Kementerian Komunikasi dan Informatika atau Kominfo menilai sumber daya manusia (SDM) yang mumpuni serta kemampuan penguasaan teknologi menjadi kunci untuk menguasai teknologi digital dalam kurun waktu 10 tahun ke depan.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Dengan SDM yang mumpuni dan penguasaan teknologi serta selalu melakukan riset dan inovasi, maka 5 hingga 10 tahun ke depan, diharapkan Indonesia bukan hanya pengguna, tapi menguasai teknologi digital.

img_title Transformasi IT Berbasis AI Jadi Solusi Perusahaan RI Menuju Autonomous Enterprise

Dalam menyambut era revolusi industri 4.0 serta transformasi digital, Indonesia diprediksi membutuhkan 9 juta talenta digital hingga 2023. Meski begitu, pemerintah mengakui ada kebutuhan 600 ribu sumber daya manusia (SDM) alias talenta digital setiap tahunnya.

Padahal, Indonesia merupakan salah satu negara dengan pertumbuhan ekonomi digital yang paling pesat di kawasan Asia Tenggara. Bahkan, ekonomi digitalnya diprediksi bernilai US$133 miliar (Rp2.058 triliun) pada 2025.

img_title Perwakilan Kampus Luar Negeri Pelajari Transformasi Digital Pertamina

Talenta digital.

Photo :
  • Pixabay

Tentunya, pertumbuhan ekonomi digital yang pesat ini harus diimbangi dengan ketersediaan talenta digital yang kompeten.

Untuk itulah, Telkomsel, melalui program IndonesiaNext, bertujuan mengakselerasi peningkatan kompetensi digital generasi muda, khususnya kalangan mahasiswa, sehingga lebih kuat bersaing di tingkat global.

"Hal ini sejalan dengan komitmen kami untuk terus berupaya mendukung pemerintah dalam meningkatkan kualitas SDM (sumber daya manusia) melalui pemanfaatan teknologi digital," kata Vice President Corporate Communications Telkomsel Saki Hamsat Bramono, dalam konferensi pers virtual, Minggu, 13 November 2022.

Ia berharap IndonesiaNext Season 7 membuka peluang lebih luas bagi seluruh pemuda Indonesia untuk meningkatkan kompetensi, kemampuan, dan kapabilitas digitalnya agar dapat menjadi talenta digital berkualitas sehingga berdaya saing global.

Kali ini, IndonesiaNext memberikan kesempatan bagi para mahasiswa, baik jenjang studi Diploma sampai S2, untuk memperoleh sertifikat internasional Google SEO, Microsoft, Adobe, User Interface and User Experience (UI/UX), serta sertifikat nasional Digital Marketing dari Badan Nasional Sertifikasi Profesi (BNSP).

Telkomsel membuka pendaftaran IndonesiaNext Season 7 hingga batas waktu akhirnya pada 18 Desember 2022. Pada penyelenggaraannya, seluruh peserta akan mengikuti setiap prosesnya secara online. Mulai dari webinar nasional hingga pelatihan hard and soft skill.

Selain mendapatkan pelatihan yang akan mengasah kemampuannya di sektor digital, seperti Digital Marketing, SEO, SEM, Adobe, dan Microsoft, para peserta juga berkesempatan mengasah kemampuan public speaking, entrepreneurship, hingga logical and creative thinking.

Pada akhir program, mereka akan mendapatkan sertifikasi tingkat internasional yang dapat menjadi modal dalam meningkatkan nilai sekaligus mempersiapkan keahlian profesi mereka di industri digital.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Fokus program ini meningkatkan kemampuan teknologi digital para peserta sehingga diharapkan mampu mendorong ekosistem digital di Indonesia yang berdampak pada penguatan ekonomi digital nasional secara inklusif dan berkelanjutan," jelas Saki.

Ilustrasi bisnis sebelum pensiun

Tren Bisnis di Era Digital Dorong Pengembangan Sistem Aplikasi Inovatif Sesuai Karakteristik Industri

Tren bisnis digital mendorong untuk penggunaan aplikasi kasir sesuai dengan kebutuhan industri, mulai dari pengelolaan stok F&B hingga komisi bisnis jasa.

img_title
VIVA.co.id
27 Oktober 2026
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut