Keamanan Siber Super App Jangan 'Segitu-gitu Aja'

Aplikasi super atau super app.
Sumber :
  • Indus Net Technologies

"Membentuk 'security operation center' (SOC) diperlukan untuk memantau secara ketat dan terus-menerus pada sistem aplikasi, sehingga visibilitas keamanan meningkat serta waktu deteksi dan respons dapat dipersingkat," ungkap Andri.

img_title 3,5 Miliar Anomali Trafik Jadi Ancaman, Solusi Keamanan Siber Mulai Diperkuat

Banyak yang harus dilindungi

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Berbagai layanan yang dimunculkan di dalam aplikasi super juga memperbanyak permukaan yang dapat menjadi potensi serangan, karena setiap layanan baru akan membawa komponen yang terhubung melalui Application Programming Interface (API) untuk saling berkomunikasi.

img_title Penduduk Asli Digital Dilatih Jadi Agen Rahasia Keamanan Siber

Hal ini membuat ada banyaknya potensi kerentanan pada jalur-jalur koneksi layanan di dalam aplikasi yang dapat dieksploitasi, sehingga setiap pintu gerbang API perlu dikontrol dan diuji sebelum diluncurkan.

Ilustrasi keamanan siber.

Photo :
  • www.pixabay.com/geralt

img_title Wikimedia Didesak Daftar PSE karena Data Pribadi Pengguna RI bisa Terancam

Untuk melindungi koneksi antar layanan, penting untuk menyembunyikan panggilan API menggunakan metode obfuscation atau penyamaran kode dan melindungi kredensial API dengan enkripsi.

Selain itu, metode Runtime Application Self Protection (RASP) memungkinkan adanya fungsi keamanan siber dalam aplikasi itu sendiri.

RASP dapat mendeteksi aktivitas mencurigakan ketika aplikasi sedang berjalan dan merespons dengan langkah yang telah deprogram sebelumnya untuk memitigasi ancaman siber.

Kecepatan perbaikan 'security bug'

Aplikasi super pada prakiknya selalu berkembang sangat cepat mengikuti kebutuhan gaya hidup pengguna. Pembaharuan-pembaharuan yang terus-menerus tersebut perlu dibarengi pengecekan dan identifikasi bug/error yang dapat menjadi celah keamanan.

Diperlukan upaya ekstra dalam pengujian aplikasi, mencari security bug, dan melakukan patching untuk menutup celah keamanan.

Lakukan juga penetration testing, yaitu simulasi serangan kepada aplikasi untuk menemukan celah keamanan, dan selanjutnya terapkan red teaming di mana simulasi dilakukan secara menyeluruh pada infrastruktur internal meliputi people, process, dan technology.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Dengan kepopuleran super app saat ini, maka penting untuk membangun infrastruktur keamanan siber yang kuat untuk melindungi data pribadi pengguna dari potensi kejahatan siber yang mengintai," tutur Andri.

Desktop SFF RTX Spark.

Desktop Seukuran Kotak Sepatu Ini Dibekali Superchip Nvidia, Data Pribadi Diklaim Aman

Nvidia RTX Spark menghadirkan platform komputasi terbaru, yang menggabungkan kinerja agen personal, pembuatan konten tingkat lanjut, dan gaming berperforma tinggi.

img_title
VIVA.co.id
8 September 2026
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut