Inilah Tempat Terdingin di Bumi

Dataran Tinggi Antartika Timur.
Sumber :
  • Wayne/Adobe

VIVA Tekno – Tempat terdingin di Bumi dapat membuat pengembara yang tidak memiliki perlengkapan lengkap, menderita radang dingin hanya dalam dua menit.

img_title Margaret Hamilton Wafat di Usia 90 Tahun, Kenang Lagi Kisahnya di Balik Keberhasilan NASA Mendaratkan Manusia ke Bulan

Itu karena daerah Dataran Tinggi Antartika Timur ini dapat mencapai suhu serendah 135 derajat Fahrenheit di bawah nol, kata Badan Penerbangan dan Antariksa (NASA).

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Agensi asal Amerika Serikat itu lebih lanjut mengatakan bahwa peristiwa itu akan terjadi pada malam musim dingin yang cerah. Namun fakta baru yang mereka temui adalah suhunya akan jauh lebih dingin.

img_title Perluas Pasar Gas Bumi, PGN Beberkan Strategi Komersial Dongkrak Permintaan Berkelanjutan

Paparan suhu ekstrem seperti itu membutuhkan persiapan dan perlengkapan untuk bertahan hidup agar tidak terjadi kerusakan lama pada tubuh, menurut situs BGR, Senin, 2 Januari 2023.

Paparan 95 derajat F di bawah suhu nol dapat membuat manusia menderita radang dingin hanya dalam dua menit. Jadi, di bawah 135 derajat F, tempat terdingin di Bumi bisa membuat Anda menderita lebih cepat.

img_title Erupsi Anak Krakatau Terekam NASA, Begini Penampakan dari Angkasa

Temperatur ini mencengangkan karena jauh lebih dingin daripada beberapa temperatur yang dilihat di Planet Merah selama musim dingin, dan jaraknya lebih jauh dari Matahari daripada Bumi.

Lokasi ini telah memegang julukan tempat terdingin di Bumi sejak NASA mencatat suhu di sana pada 2013. Sekarang, hampir sepuluh tahun kemudian, tidak ada yang berubah padahal suhu global di seluruh dunia telah meningkat dalam rentang waktu tersebut.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Jadi, tidak mengherankan untuk mengetahui bahwa tempat terdingin di Bumi ada di suatu tempat di tengah Antartika. Fakta lain yang juga sangat tepat adalah tempat terdingin di planet kita mungkin salah satu yang terjauh dari peradaban.

Ilustrasi peta NASA

Peta NASA Masih Merah, Karbon Monoksida Terdeteksi Membentang di Langit Indonesia

Peta NASA periode 16-18 Oktober 2026 menunjukkan sebaran karbon monoksida di Indonesia. Simak data titik panas, karhutla, dan kondisi kualitas udara.

img_title
VIVA.co.id
19 Oktober 2026
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut