Hacker jadi Profesi yang Paling Banyak Dicari

Ilustrasi hacker cantik.
Sumber :
  • Dreams Time

VIVA Tekno – Tim Intelijen Jejak Digital Kaspersky menemukan bahwa menjadi hacker atau peretas merupakan profesi yang paling banyak dicari komunitas penjahat dunia maya, menurut analisis terhadap 200 ribu iklan pekerjaan dari tahun 2020-2022.

img_title Daftar Jurusan Kuliah yang Diprediksi Tetap Dibutuhkan di Era Serba AI, Prospek Kerjanya Cerah hingga 2030!

Selain hacker, profesi yang banyak dicari mencakup pengembang (developer) dan desainer. Berdasarkan Digital Footprint Intelligence, kualifikasi pekerjaan termasuk membuat halaman malware dan phishing, membahayakan infrastruktur perusahaan, meretas aplikasi web dan seluler, serta sejumlah peran lainnya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Tingkat pendapatan rata-rata yang ditawarkan kepada profesional TI bervariasi antara US$1.300 hingga US$4.000 per bulan (Rp19,4 juta hingga 60 juta), menurut analisis Kaspersky, Rabu, 1 Februari 2023.

img_title Intip Peluang Karier Sarjana Komunikasi di 2026, 7 Profesi Ini Ternyata Punya Gaji Selangit!

Tim Kaspersky Digital Footprint Intelligence (DFI) meninjau iklan pekerjaan dan resume yang diposting di 155 forum dark web antara Januari 2020 hingga Juni 2022, menganalisis iklan yang berisi informasi tentang pekerjaan jangka panjang maupun penuh waktu.

Menurut data layanan DFI, total sekitar 200.000 iklan terkait pekerjaan dipasang di dark web selama periode yang dianalisis. Sebanyak 41 persen iklan dipasang pada tahun 2020, dengan aktivitas memuncak pada Maret – kemungkinan karena penurunan pendapatan akibat pandemi yang dialami oleh sebagian populasi.

img_title 200 Ribu Orang di AS Kehilangan Pekerjaan Akibat AI Sejak 2023

Hacker Bjorka

Photo :

Pakar Kaspersky menganalisis pekerjaan TI dan memilih lebih dari 160 yang secara eksplisit menyebutkan gaji, meskipun pemberi kerja dark web biasanya menyatakan nominal kasar.

Pendapatan rata-rata tertinggi dapat ditemukan di iklan untuk ahli rekayasa balik (reverse engineering). Pendapatan bulanan tertinggi yang dilihat pakar berkisar US$20.000 (Rp300 juta) yang diberikan pada para pengembang. Biaya terendah yang ditawarkan hanya sekitar US$200 (Rp3 juta).

Beberapa iklan pekerjaan dark web juga menyertakan bonus dan komisi dari proyek yang berhasil, seperti pemerasan uang tebusan dari organisasi yang disusupi.

Perekrut di dark web juga mencari administrator TI, reverse engineers, analis, penguji, dan pekerjaan TI lain yang kurang umum seperti berbagai jenis insinyur dan arsitek, spesialis dukungan, penulis teknis, moderator forum bahkan eksekutif hingga manajer proyek.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

“Pencarian eksekutif (headhunter) TI adalah salah satu dari banyak topik yang terus-menerus dibahas di pasar gelap. Saat ini, melacak minat penjahat dunia maya dan analisis berkelanjutan terhadap aktivitas mereka sangat penting bagi perusahaan yang ingin merespons serangan dunia maya secara proaktif dan menjaga keamanan informasi mereka pada tingkat tertinggi," kata Analis Layanan Keamanan di Kaspersky, Polina Bochkareva.

Ilustrasi bekerja.

12 Pekerjaan Bergaji Tinggi untuk Lulusan IT 2026, Ada yang Tembus Rp250 Juta Per Bulan!

Intip 12 pekerjaan bergaji tinggi untuk lulusan IT pada 2026, mulai dari AI architect hingga software engineer, dengan potensi gaji tahunan miliaran rupiah.

img_title
VIVA.co.id
19 Oktober 2026
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut