Polusi Udara Bikin Remaja Darah Tinggi

ilustrasi remaja.
Sumber :
  • pexels

VIVA Tekno – Paparan jangka panjang terhadap partikel polusi udara kecil yang dikenal sebagai PM2.5 dikaitkan dengan tekanan darah yang lebih tinggi pada remaja yang tinggal di London.

img_title Ibas Tegaskan Program Jaminan Kesehatan sebagai Investasi Utama dan Harus Diperkuat

Paparan tingkat tinggi nitrogen dioksida (NO2), polutan dari lalu lintas diesel di London dikaitkan dengan tekanan darah rendah pada kelompok ini, menurut para ilmuwan.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Tim dari Kings College London mengatakan bahwa berdasarkan temuannya, yang diterbitkan dalam jurnal Plos One, penelitian lebih lanjut sangat diperlukan untuk menilai bagaimana polusi udara dapat mempengaruhi kesehatan jantung anak-anak dan remaja.

img_title Ramalan Feng Shui September, Ada kyang Diprediksi Hadapi Kehilangan hingga Masalah Kesehatan

Profesor epidemiologi sosial Seeromanie Harding mengatakan, penelitian mereka terhadap 3.000 remaja 'memberikan peluang unik untuk melacak keterpaparan remaja yang tinggal di lingkungan yang kekurangan'.

"Mengingat lebih dari satu juta anak di bawah 18 tahun tinggal di lingkungan di mana polusi udara lebih tinggi dari standar kesehatan yang direkomendasikan, ada kebutuhan mendesak untuk lebih banyak melakukan studi untuk mendapatkan pemahaman mendalam tentang ancaman terhadap pengembangan kaum muda," ujarnya.

img_title Melihat Inovasi dan Kemandirian di Rutan Muntok, Fasilitas Klinik-Panen Telur Ayam

Ilustrasi remaja.

Photo :
  • U-Report

Partikel polusi kecil ukurannya cukup kecil sehingga bisa terhirup ke dalam tubuh. Polutan ini dapat masuk ke aliran darah, menyebabkan kerusakan pada pembuluh darah dan saluran udara.

Untuk penelitian tersebut, para peneliti meneliti efek polusi udara pada anak-anak yang bersekolah di 51 sekolah di London. Mereka menganalisis data dari 3.284 remaja, menindaklanjuti dari usia 11-13 dan 14-16 tahun.

Hasilnya menunjukkan Particulate Matter (PM2.5) –polutan kecil yang berasal dari asap knalpot mobil, bangunan, dan bahan industri– dikaitkan dengan tekanan darah tinggi di segala usia, terutama di kalangan anak perempuan.

Sementara itu, NO2 dikaitkan dengan penurunan tekanan darah, melansir dari situs Metro, Jumat, 10 Februari 2023.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Efek NO2 pada tekanan darah mirip dengan apa yang kami dan peneliti lain amati sebelumnya setelah menelan sayuran berdaun hijau atau jus bit," kata rekan penulis Andrew Webb dari King College London.

Menurutnya ini kaya akan nitrat makanan (NO3-) yang meningkatkan konsentrasi nitrit (NO2-) yang bersirkulasi dalam darah dan menurunkan tekanan darah. Efek ini dapat dipertahankan selama berminggu-minggu atau berbulan-bulan dengan terus mengkonsumsi sayuran kaya nitrat.

Halaman Selanjutnya
Halaman Selanjutnya
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut