Genjot Literasi Aset Kripto

Bitcoin, Etherium, dan aset kripto.
Sumber :
  • Mint

VIVA Tekno – Badan Pengawas Perdagangan Berjangka Komoditi Kementerian Perdagangan (Bappebti Kemendag) mencatat, sepanjang 2022 pihaknya telah melakukan pengawasan transaksi perdagangan lebih dari Rp22 ribu triliun.

img_title Inklusi Keuangan Nasional Ditargetkan OJK Capai 98 Persen pada 2045

Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Bappebti Didid Noordiatmoko menjelaskan, transaksi tersebut di antaranya terdiri dari nilai transaksi perdagangan berjangka komoditi senilai Rp22.182 triliun dan perdagangan aset kripto sebesar Rp296,66 triliun.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Perkembangan dunia kripto yang cukup semarak di Tanah Air diharapkan terus mendapatkan dukungan dari pemerintah dalam hal ini selaku regulator dan seluruh pegiat dan pengamat serta pemain aset kripto untuk bersinergi memberi dukungan kepada industri aset kripto, khususnya karya anak bangsa.

img_title Aset Kripto 'Makin Gemuk' di RI, Infrastruktur Keuangan Digital Memasuki Babak Baru

Untuk meningkatkan literasi perdagangan aset kripto sekaligus memberikan pemahaman yang benar dan tepat di tengah masyarakat tentang perdagangan aset kripto, maka Bappebti bekerja sama dengan Asosiasi Pedagang Aset Kripto Indonesia (ASPAKRINDO) menggelar 'Bulan Literasi Kripto 2023'.

"Kami membuka peluang bagi khalayak umum untuk mengetahui lebih dalam seluk-beluk dunia kripto di Tanah Air," kata Didid, dalam keterangan resminya, Senin, 6 Maret 2023.

img_title Dukung UMKM Mandiri Finansial, BRI Insurance Beri Edukasi Literasi & Inklusi Keuangan Asuransi

Hal ini dimanfaatkan betul oleh Kepala Eksekutif Konakami Digital Indonesia dan Pendiri Degree Crypto Token, Dobby Lega Putra, untuk mengenalkan lebih jauh aset kripto karya anak bangsa, Degree Crypto Token (DCT), ke khalayak umum.

Menurutnya, keberadaan 'Bulan Literasi Kripto' akan menjadi angin segar bagi dunia kripto di Tanah Air untuk bisa berkontribusi terhadap ekonomi dan terus berkolaborasi dengan seluruh pemangku kepentingan industri tersebut.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Saya mau mengenalkan DCT lebih jauh ke masyarakat kalau ada produk aset kripto kebanggaan Indonesia. Selain itu, saya juga ingin menginformasikan platform digital seperti WeDeals, WeGames, dan Digital Education Chain yang lagi digarap bakal meluncur di tahun ini," ungkap Dobby.

Bursa kripto OKX.

OKX Buka-bukaan 'Isi Brankas', Aset Kripto Capai Rp404 Triliun

Dalam laporan Proof of Reserves (PoR), OKX mencatatkan total aset Utama sebesar US$22,96 miliar atau Rp404 triliun yang masuk dalam sistem cadangan platform.

img_title
VIVA.co.id
4 September 2026
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut