Firaun Memuja Dewa Matahari

Kepala patung Sphinx Ramses II.
Sumber :
  • Kementerian Pariwisata dan Purbakala Mesir

VIVA Tekno - Para arkeolog di Mesir telah menemukan patung-patung kerajaan kuno yang rusak di sebuah kuil matahari di Heliopolis, sebuah situs arkeologi yang pernah menjadi kota besar di dekat tempat yang sekarang disebut Kairo. 

img_title Kecelakaan Bus di Mesir, 16 Orang Tewas-28 Luka

Fragmen pahatan batu tersebut meliputi penggambaran Ramses II (memerintah sekitar 1279 SM hingga 1213 SM), Ramses IX (memerintah sekitar 1126 SM hingga 1108 SM), Horemheb (memerintah sekitar 1323 SM hingga 1295 SM) dan Psamtik II (memerintah 595 SM hingga 589 SM), kata Kementerian Pariwisata dan Purbakala Mesir dalam sebuah pernyataan.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Kuil matahari ditemukan di sejumlah situs di Mesir dan didedikasikan untuk Ra, dewa matahari Mesir kuno. Namun untuk kuil matahari di Heliopolis diketahui menjadi yang sangat penting.

img_title Mesir: Terusan Suez Harga Mati, Takkan Dijual demi Lunasi Utang

Menurut kepercayaan Mesir kuno, Heliopolis adalah tempat "dunia diciptakan, dengan matahari terbit pertama", menurut pemimpin penggalian Dietrich Raue, direktur departemen Institut Arkeologi Jerman di Kairo.

"Di sini hubungan kerajaan dengan pencipta dan dewa matahari dirayakan," kata Raue, mencatat bahwa firaun membangun patung, obelisk, dan bangunan lain di Heliopolis untuk melegitimasi kekuasaan mereka dan menghormati dewa matahari.

img_title 10 Keputusan VAR Paling Kontroversial di Piala Dunia 2026, Nomor 1 Masih Jadi Perdebatan

Raja Firaun.

Photo :
  • U-Report

"Melayani dewa adalah salah satu tugas utama raja Mesir kuno, dan mendedikasikan patung adalah bagian dari tugas ini. Idealnya, tidak ada penguasa Mesir yang menjabat tanpa restu dari dewa matahari," imbuhnya.

Fragmen patung yang baru ditemukan, yang memperlihatkan kepala firaun pada sphinx, akan ditempatkan di depan gerbang atau di samping obelisk di kuil matahari. Di beberapa titik di zaman kuno, patung-patung itu dihancurkan dan digunakan kembali sebagai bahan bangunan.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Bahan patung yang melimpah yang ditemukan oleh misi menjadi saksi tentang pentingnya situs yang bertahan lama di zaman firaun," ujar Massimiliano Nuzzolo, seorang Egyptologist dengan Akademi Ilmu Pengetahuan Polandia yang sedang mempelajari kuil matahari di Abu Ghurab di Mesir. 

Temuan firaun-sphinx juga mengungkap keinginan raja-raja milenium kedua dan pertama (SM) untuk meninggalkan tanda nyata pemujaan mereka terhadap dewa matahari Ra di salah satu tempat utama peradaban Mesir, melansir dari situs Live Science, Jumat, 24 Maret 2023.

Halaman Selanjutnya
Halaman Selanjutnya
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut