Ramaikan Chatbot AI, Huawei Tantang AS

Huawei.
Sumber :
  • Technology News

VIVA Tekno – Produk artificial intelligence (AI/kecerdasan buatan) dari perusahaan OpenAI asal Amerika Serikat (AS), ChatGPT, tengah menjadi populer di berbagai belahan dunia.

img_title Microsoft Tawarkan Program Pengunduran Diri Sukarela ke 60.000 Karyawan, Gara-gara Mau Diganti AI?

Chatbot telah menjadi hightlight karena jawaban cerdasnya. Sementara itu perusahaan seperti Google bergegas membuat versi mereka sendiri, meski belum banyak membuat kemajuan.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Sekarang, tampaknya raksasa teknologi China Huawei juga memasuki perlombaan, yang bertujuan untuk menantang OpenAI asal AS dengan chatbot versinya sendiri, yang berpotensi bernama 'NetGPT'.

img_title Gara-gara AI, 25.000 PNS Terancam Kehilangan Pekerjaan!

Mereka baru-baru ini mengajukan permohonan merek dagang untuk nama tersebut ke kantor paten merek dagang China, menurut laman Gizmochina, Minggu, 30 April 2023.

Seperti yang terlihat oleh Huawei Central, mereka tampaknya telah mengajukan pendaftaran merek dagang 'Huawei NetGPT' di kantor paten merek dagang China.

img_title Pemilu Israel Memanas, Netanyahu Dituding Pakai AI untuk Gambarkan Antrean Pemilih Arab

Merek dagang berada di bawah Kelas 9, yang mencakup instrumen ilmiah, dan saat ini terdaftar sebagai tertunda. Selain itu, tidak ada informasi yang tersedia tentang NetGPT.

OpenAI ChatGPT.

Photo :
  • Richard Drew

Detail spesifik mengenai NetGPT tidak disebutkan dalam pengajuan merek dagang.

Namun, pemberian nama NetGPT tampaknya menjadi cukup jelas bahwa Huawei bermaksud mengembangkan sistem chatbot AI yang mirip dengan ChatGPT.

Huawei sebelumnya telah menyatakan tidak akan mengintegrasikan ChatGPT ke dalam produknya tetapi akan fokus pada pengembangan teknologi AI yang lebih canggih.

Meskipun belum ada konfirmasi dari mereka, NetGPT diharapkan akan menjadi jawaban Huawei untuk chatbot OpenAI.

Dengan masuknya Huawei ke lapangan, itu berarti akan lebih banyak opsi dan potensi chatbot AI yang lebih keren untuk konsumen dalam waktu dekat.

Belum lagi produk dari perusahaan lain yang terjun ke dunia kecerdasan buatan, yang akan membuat banyak inovasi.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Para pengamat harus terlebih dahulu mempelajari NetGPT lebih detail untuk mengetahui potensi dari chatbot ini.

Kecerdasan buatan (artificial intelligence/AI).

Trump Larang Penggunaan Istilah AI, Diganti Jadi Super Intelligence

Trump akan melarang penggunaan istilah "kecerdasan artifisial" (AI) dalam waktu dekat usai ia menyatakan lebih memilih istilah "kecerdasan super" (super intelligence)

img_title
VIVA.co.id
28 Oktober 2026
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut