Asteroid yang Lebih Besar dari Monas Meluncur ke Bumi Ashar Nanti

Asteroid melewati Bumi.
Sumber :
  • Discover Magazine

VIVA Tekno – Sebuah batu ruang angkasa yang lebih besar dari sepuluh bus yang ditumpuk dari ujung ke ujung akan meluncur menuju Bumi.

img_title NASA Ingin Mendaratkan Manusia ke Bulan Tahun 2028

Badan Penerbangan dan Antarikasa Amerika Serikat atau NASA mengatakan asteroid yang secara ilmiah disebut 2013 WV44, akan terbang sekitar pukul 09.00 BST atau 15:00 WIB.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Batu itu diperkirakan berdiameter hingga 524 kaki (160 meter). Benda luar angkasa ini juga lebih besar dari Tugu Monas yang memiliki ukuran 132 meter.

img_title Peta NASA Masih Merah, Karbon Monoksida Terdeteksi Membentang di Langit Indonesia

Itu akan bergerak dengan kecepatan 11,8 km per detik atau lebih dari 26.000 mil per jam atau kira-kira 34 kali kecepatan suara, menurut situs Daily Mail, Rabu, 28 Juni 2023.

Meski meluncur menuju Bumi, jaraknya tidak akan pernah lebih dekat dari 0,02334 unit astronomi, atau sekitar 2,1 juta mil. Ini akan berada sekitar sembilan kali lebih jauh dari Bulan.

img_title Margaret Hamilton Wafat di Usia 90 Tahun, Kenang Lagi Kisahnya di Balik Keberhasilan NASA Mendaratkan Manusia ke Bulan

Asteroid tersebut digolongkan sebagai objek dekat Bumi (NEO) dan sedang dilacak oleh NASA. NEO adalah komet dan asteroid yang didorong oleh gaya tarik gravitasi planet terdekat ke orbit yang memungkinkan mereka memasuki lingkungan Bumi.

"Sebagian besar terdiri dari air es dengan partikel debu tertanam. Komet awalnya terbentuk di sistem planet luar yang dingin sementara sebagian besar asteroid berbatu terbentuk di tata surya bagian dalam yang lebih hangat antara orbit Mars dan Jupiter," jelas NASA.

Ketertarikan ilmiah pada komet dan asteroid sebagian besar disebabkan oleh status mereka sebagai puing-puing sisa yang relatif tidak berubah dari proses pembentukan tata surya sekitar 4,6 miliar tahun yang lalu.

NEO didefinisikan seperti itu ketika datang dalam jarak 1,3 unit astronomi/AU (120,8 juta mil) dari Matahari dan karenanya dalam jarak 0,3 AU (27,8 juta mil) dari orbit Bumi.

Meskipun 2013 WV44 akan berada pada jarak 2,1 juta mil jauhnya, ini relatif dekat secara astronomis. NASA mencantumkannya sebagai salah satu pendekatan terdekat yang akan terdeteksi pada pelacak online, mengkompilasi objek akan datang yang semakin dekat ke Bumi.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

NASA.

Photo :
  • Getty Images

Sebuah asteroid didefinisikan sebagai 'berpotensi berbahaya' jika berada dalam jarak 0,05 unit astronomi (4,65 juta mil) dari Bumi dan diameternya lebih besar dari 459 kaki (140 meter).

Halaman Selanjutnya
Halaman Selanjutnya
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut