Ramai-ramai Transformasi Digital ke Teknologi Masa Depan

Teknologi kecerdasan buatan meniru cara kerja otak manusia.
Sumber :
  • vstory

VIVA Tekno – Perusahaan di Indonesia tengah gencar melakukan transformasi digital yang menjadi pondasi untuk mengadopsi teknologi mutakhir di masa depan, yakni kecerdasan buatan (AI/artificial intelligence).

img_title Gara-gara AI, 25.000 PNS Terancam Kehilangan Pekerjaan!

Mekari, perusahaan solusi digital baru saja meluncurkan hasil riset ‘Artificial Intelligence AI Adoption Readiness of Businesses in Indonesia’, menemukan adanya tiga level kesiapan untuk mengadopsi teknologi tersebut.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Berdasarkan riset yang dilakukan pada kuartal pertama 2023, perusahaan di Indonesia sudah gencar melakukan transformasi digital dengan mengadopsi AI," ujar CEO Mekari Suwandi Soh, dalam konferensi pers virtual, Kamis, 7 September 2023.

img_title Pemilu Israel Memanas, Netanyahu Dituding Pakai AI untuk Gambarkan Antrean Pemilih Arab

Menurutnya, teknologi AI akan merevolusi cara perusahaan beroperasi dengan sederet manfaat. Mulai dari otomatisasi hingga peningkatan produktivitas.

"Perusahaan dengan segala ukuran, mulai dari UMKM hingga yang besar, harus mempersiapkan diri, baik dari segi infrastruktur dan sumber daya manusia (SDM), untuk memanfaatkan AI bagi kemajuan bisnis di tengah revolusi industri 4.0,” lanjutnya.

img_title Steam Next Fest 2026 Ungkap 50 Demo Terpopuler, Game Co-op dan Incremental Makin Diminati

Konferensi pers Mekari.

Photo :
  • Tangkapan layar

Kesiapan perusahaan untuk mengadopsi teknologi AI dapat diukur dari tiga level implementasi teknologi. Di level pertama atau terdasar, perusahaan telah memanfaatkan setidaknya satu macam solusi digital untuk meningkatkan produktivitas di salah satu proses atau kegiatan bisnis utama.

Sebanyak 95 persen bisnis menengah dan besar di Jabodetabek, Bandung, dan Surabaya berada di tingkatan terbawah.

Sedangkan level kedua, perusahaan tidak saja menggunakan AI, namun juga mengintegrasikan beragam solusi digital di beberapa proses atau kegiatan operasional untuk mendorong efisiensi bisnis secara keseluruhan.

Dari semua perusahaan yang sudah menggunakan setidaknya satu solusi digital di level pertama, sebanyak 35 persen berhasil memperdalam penggunaan teknologi dan naik ke level yang lebih tinggi.

Sementara level ketiga atau teratas, perusahaan telah membentuk ekosistem teknologi dengan menggabungkan dua faktor penting, yaitu infrastruktur teknologi dan budaya perusahaan, sehingga mampu mengoptimalkan pemanfaatan teknologi bagi pertumbuhan bisnis.

Dari semua perusahaan yang sudah mengimplementasi dan mengintegrasikan berbagai solusi digital di level kedua, sebanyak 62 persen mampu bergerak maju ke level teratas.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Ilustrasi kegiatan manusia diawasi kecerdasan buatan (AI).

Photo :
  • IT PRO

"Perusahaan dengan ekosistem teknologi menikmati pertumbuhan laba 1,4 kali lebih tinggi dibanding bisnis yang sekedar mengintegrasikan solusi miliknya," katanya.

Halaman Selanjutnya
Halaman Selanjutnya
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut