Drone China Bisa Mengudara Berbulan-bulan

Drone KVD002.
Sumber :
  • China Daily

VIVA Tekno – Angkatan Darat Tentara Pembebasan Rakyat telah meluncurkan drone tempur pertamanya, sebuah langkah yang menurut para pengamat akan memperkuat kemampuan operasional layanan tersebut.

img_title Prabowo Mau Perbanyak Drone untuk Padamkan Karhutla: Mitigasi Kita Siapkan

KVD002 adalah model pesawat pengintai dan tak berawak pertama milik Angkatan Darat PLA. Kendaraan ini memiliki kemampuan yang baik, kenyamanan kontrol dan pemeliharaan, serta kapasitas multitasking.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Drone ini bertugas melakukan pengintaian jangka panjang di area yang luas atau target tertentu dan melakukan serangan presisi terhadap target musuh seperti senjata pertahanan udara, kendaraan lapis baja dan benteng, menurut pengenalan perangkat tersebut dari Angkatan Darat.

img_title Kenapa Abu Vulkanik Bisa Bikin Pesawat Kehilangan Daya?

“Drone dapat bekerja sama dengan helikopter dalam operasi tempur. Drone ini dapat memberikan informasi intelijen di medan perang dan dukungan tembakan untuk unit helikopter, serta dapat memandu helikopter menyerang menuju sasarannya,” kata mereka, seraya menambahkan bahwa model tersebut dapat melakukan lepas landas dan mendarat dalam waktu singkat.

Pesawat ini memiliki dua rudal udara-ke-permukaan AR-1 di bawah sayapnya dan membawa perangkat pengintai di bawah badan utamanya, mengutip situs China Daily, Jumat, 22 September 2023.

img_title Detik-detik Pesawat Aerosport Jatuh dan Terbakar di Persawahan Blora

Angkatan Darat tidak mengungkapkan pengembang KVD002. Namun, para pengamat mengatakan jika dilihat dari konfigurasinya dan rudal AR-1, drone tersebut pasti dirancang berdasarkan Caihong-4, atau CH-4, pesawat tempur tak berawak terlaris Tiongkok di pasar internasional. 

CH-4 dibangun oleh China Academy of Aerospace Aerodynamics di Beijing, anak perusahaan China Aerospace Science and Technology Corp.

Ilustrasi drone yang dilengkapi senjata rudal.

Photo :
  • LinkedIn

Akademi ini adalah salah satu eksportir drone militer terkemuka di Tiongkok. CH-4 telah dijual ke lebih dari 10 negara, menjadikannya drone paling populer dan terbukti dalam pertempuran yang pernah diekspor negara tersebut, menurut statistik dari akademi.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Informasi dari akademi menunjukkan model CH-4 mampu bertahan hingga 30 jam di udara dalam sekali operasi. Itu memiliki kecepatan maksimum 230 kilometer per jam. Tetapi biasanya beroperasi pada kecepatan jelajah 150 hingga 180 kilometer per jam.

Drone ini memiliki berat lepas landas maksimum 1,33 metrik ton dan dapat membawa hampir 350 kilogram senjata serta peralatan, termasuk rudal, bom, radar, kamera, serta muatan sipil.

Halaman Selanjutnya
Halaman Selanjutnya
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut