Tenaga Medis Bisa Menjadi 'Sociopreneur'

Sociopreneur.
Sumber :
  • Adobe Stock

VIVA Digital – Ada banyak peluang bagi tenaga medis untuk menjadi sociopreneur. Salah satunya memanfaatkan keterampilan dan pengetahuan mereka untuk mengembangkan produk atau layanan kesehatan yang terjangkau dan berkualitas.

img_title Nasib Guru dan Nakes saat Gaji PPPK Rp23 Triliun Ditanggung APBN, Tapi Uang yang Turun ke Daerah Lambat

Tenaga medis memiliki peran penting dalam memberikan layanan kesehatan kepada masyarakat. Namun, di luar tugasnya, mereka juga memiliki potensi untuk menjadi sociopreneur, yaitu seorang wirausahawan yang fokus pada kegiatan usaha yang memiliki dampak sosial positif.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Mereka menggunakan keterampilan dan pengetahuannya untuk memecahkan masalah sosial dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Di Indonesia, terdapat sekitar 2,8 juta tenaga medis, termasuk dokter, perawat, bidan, dan tenaga kesehatan lainnya.

img_title Puan Soroti Kasus Nakes Cibir Pasien BPJS: Pelayanan Kesehatan Tak Boleh Hilang Empati

Tenaga medis yang ingin menjadi sociopreneur dapat mengikuti beberapa langkah berikut. Pertama, kenali diri sendiri dan potensi yang dimiliki. Kedua, lakukan riset untuk menemukan peluang usaha yang sesuai. Ketiga, buatlah rencana bisnis yang matang. Keempat, cari dukungan dari berbagai pihak.

Vaksin Covid-19, Penyuntikan Vaksin Covid-19 Untuk Tenaga Medis

Photo :
  • VIVA/M Ali Wafa

img_title Curhatan Yurizal Tri Chaerawan Jadi Sorotan, Cinta Laura Sentil Layanan Kesehatan di Rumah Sakit

Melihat potensi tersebut, Pendiri inHarmony Group, Kristoforus Hendra Djaya, mendirikan inHarmony Preventa – konsep bisnis dalam dunia kesehatan yang memadukan pelayanan kesehatan preventif dengan peluang berwirausaha sosial atau sociopreneur.

Konsep ini dibagi menjadi dua kategori utama, yakni Preventa X dan Preventa I, di mana masing-masing menawarkan berbagai layanan kesehatan preventif yang dibutuhkan masyarakat. Preventa X, atau Preventa eXtra, adalah tipe bisnis kemitraan antara inHarmony Preventa dengan tenaga kesehatan (nakes) dokter maupun dokter spesialis.

Mereka memiliki kompetensi untuk melakukan beragam tindakan medis preventif. Mulai dari imunisasi dan pemberian immune booster, serta pemeriksaan dan konsultasi medical check-up dan genetic testing.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Preventa I, atau Preventa Immune, adalah tipe bisnis kemitraan antara inHarmony Preventa dengan nakes perawat atau bidan. Mereka memiliki kompetensi untuk melakukan tindakan medis preventif seperti imunisasi dan pemberian immune booster.

"Kami berkomitmen untuk membantu tenaga medis dan perawat dalam melayani masyarakat dengan lebih baik sambil membantu mereka meraih kesuksesan sebagai wirausahawan sosial. Kami juga berupaya untuk menjadikan pelayanan kesehatan preventif lebih mudah diakses dan lebih efektif," ungkap Hendra Djaya.

Halaman Selanjutnya
Halaman Selanjutnya
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut