Indonesia Dipantau Intelijen Siber

Ilustrasi intelijen.
Sumber :
  • Washington Examiner

    • Ciri utama dari penyerang ini adalah kemahiran mereka dalam menggunakan kombinasi teknik. Mereka menggunakan 'Buat atau Ubah Proses Sistem (Create or Modify System Process): Teknik Windows Layanan T1543.003,' yang memungkinkan mereka meningkatkan hak istimewa.

img_title Rusia Bakal Gempur Ukraina Besar-besaran Jelang Pemilu Paruh Waktu AS

Mereka juga menggunakan 'Hijack Execution Flow: DLL Side-Loading T1574.002,' sebuah taktik yang biasa digunakan untuk menghindari deteksi. Kombinasi strategis ini tampaknya menjadi ciri khas kelompok siber di Asia.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

    • Fokus utama kelompok-kelompok Asia ini adalah spionase dunia maya, sebagaimana dibuktikan dengan upaya mereka mengumpulkan informasi sensitif dan menyalurkannya ke layanan cloud yang sah atau saluran eksternal.

img_title Rusia Tawarkan Bantuan ke Iran Buat Atasi Konflik dengan AS

Meskipun hal ini jarang terjadi, ada beberapa contoh di mana kelompok-kelompok ini menyimpang dari pola tersebut, seperti yang terlihat dalam salah satu insiden yang diteliti yang melibatkan penggunaan ransomware dalam serangan tersebut.

    • Industri yang paling menjadi sasaran meliputi pemerintahan, industri, kesehatan, teknologi informasi, pertanian, dan energi.

img_title Pesawat Mata-Mata AS Berputar 8 Jam di Laut Hitam, Ada Apa di Dekat Rusia?

Sistematisasi berbagai TTP yang digunakan oleh penyerang telah mengarah pada pengembangan seperangkat aturan SIGMA yang dibuat dengan cermat, membantu spesialis keamanan dalam mendeteksi potensi serangan siber dalam infrastruktur mereka.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Dalam dunia keamanan siber, pengetahuan adalah kunci pertahanan. Kami mendorong para pakar dan komunitas keamanan siber menjadi yang terdepan dan melindungi diri dari potensi ancaman siber," ungkap Nikita Nazarov, Kepala Eksplorasi Ancaman Siber Kaspersky.

Jembatan penghubung China-Korut

Jembatan Baru China-Korut Dibuka, Persaingan Pengaruh dengan Rusia Jadi Sorotan

Setelah tertunda lebih dari satu decade, jembatan baru Sungai Yalu yang menghubungkan China dan Korea Utara akhirnya dibuka pada Kamis (15/10/2026). Baca selengkapnya

img_title
VIVA.co.id
15 Oktober 2026
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut