Geger Banyak Planet yang Menyusut

Exoplanet menciut.
Sumber :
  • ScienceAlert

Hipotesis lainnya, yang disebut penguapan, mengatakan bahwa atmosfer planet dihamburkan oleh radiasi bintang induknya.

img_title Donald Trump Ingin AS Mampu Luncurkan dan Daratkan Roket 1.000 Kali Setahun

Namun, penguapan diperkirakan terjadi pada saat planet berusia 100 juta tahun - dan kehilangan massa bertenaga inti dapat terjadi mendekati ulang tahun ke satu miliar planet, demikian menurut rilis tersebut.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Untuk menguji kedua hipotesis tersebut, tim Christiansen mengamati data dari Teleskop Antariksa Kepler milik NASA yang sudah tidak digunakan lagi.

img_title Ilmuwan Indonesia Masuk Daftar SciRank Global

Mereka meneliti gugus bintang yang usianya lebih dari 100 juta tahun. Karena planet-planet diperkirakan memiliki usia yang sama dengan bintang induknya, maka planet-planet di gugus ini sudah cukup tua untuk mengalami penguapan, tapi belum cukup tua untuk mengalami kehilangan massa yang ditenagai oleh inti.

Exoplanet baru.

Photo :
  • Pixabay

img_title BMKG: Gempa Magnitudo 6,4 di Simalungun Tidak Berpotensi Tsunami

Para ilmuwan menemukan kalau sebagian besar planet di sana masih memiliki atmosfer, sehingga kemungkinan besar kehilangan massa yang disebabkan oleh tenaga inti lebih besar.

"Namun, penelitian terbaru menunjukkan urutan kehilangan massa yang sedang berlangsung di mana kedua proses tersebut beroperasi," tulis Christiansen di X, platform yang sebelumnya dikenal sebagai Twitter, membagikan tautan ke penilaian Harvard yang diposting online pada bulan Juli

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Misteri Planet Menyusut Belum Terpecahkan

Menurut pernyataan Christiansen dalam rilisnya, penelitiannya juga belum selesai - terutama karena pemahaman kita tentang exoplanet akan berkembang seiring berjalannya waktu.

Ilustrasi peta NASA

Peta NASA Masih Merah, Karbon Monoksida Terdeteksi Membentang di Langit Indonesia

Peta NASA periode 16-18 Oktober 2026 menunjukkan sebaran karbon monoksida di Indonesia. Simak data titik panas, karhutla, dan kondisi kualitas udara.

img_title
VIVA.co.id
19 Oktober 2026
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut