Studi Terbaru Menyebutkan 1 Hari Akan Berlangsung 25 Jam

Planet Bumi.
Sumber :
  • Spacenews

VIVA Tekno – Peneliti geologi dan astronomi menemukan di masa depan, waktu satu hari di Bumi akan semakin bertambah, bukan lagi 24 jam tapi menjadi 25 jam.

img_title Antisipasi Dampak Asap Karhutla Saat Hari Santri, Pesantren di Pekanbaru Siapkan Perlindungan

Dilansir dari Popular Mechanics, Jumat 1 Desember 2023. Ilmuwan dari Universitas Teknik Munich telah melakukan beberapa penelitian yang sedemikian rupa dengan menggunakan 'Laser Cincin' untuk mengukur panjang bumi secara akurat.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Planet Mars dan Bumi.

Photo :
  • Tech Explorist

img_title Petasan Dinyalakan 1 Jam hingga Dini Hari Saat Maulid di Jaksel Hingga Diprotes Warga, Polisi Turun Tangan

Dengan metode itu, peneliti mengatakan sekitar 1,4 miliar tahun lalu, waktu satu hari di Bumi berlangsung 18 jam. Saat itu, Bulan lebih dekat dengan Bumi sehingga mengubah cara planet berputar pada porosnya.

Namun, saat ini, perhitungan menunjukkan Bulan semakin menjauh dari Bumi dengan laju 3,82 sentimeter per tahun. Bulan rata-rata mengorbit Bumi pada jarak 384 ribu kilometer.

img_title Kolaborasi Ekonomi Bangun Ekosistem Pertanian dan Perbenihan Jadi Sorotan di Hari Tani Nasional 2026

Dengan pola seperti itu maka tim menyimpulkan butuh waktu 200 juta tahun, sehingga terjadi penambahan satu jam untuk satu hari di Bumi. Maka 200 juta tahun nanti, satu hari bukan lagi 24 jam tapi 25 jam.

Sementara menurut Profesor Sanit Geologi Universitas Wisconsin Madison, Stephen Meyer menuturkan dalam setiap abad bakal terjadinya penambahan waktu 2 detik di bumi.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Wajah Planet Mars (kiri) dan Bumi.

Photo :
  • Astrobiology Magazine

Dengan pola seperti itu, tim menyimpulkan butuh waktu 200 juta tahun, sehingga terjadi penambahan satu jam untuk satu hari di Bumi. Maka 200 juta tahun nanti, satu hari bukan lagi 24 jam tapi 25 jam.

Ilustrasi santri mengaji

Dari Kitab Kuning ke Kecerdasan Buatan, Bagaimana Santri Menghadapi Perubahan Zaman?

Santri menghadapi era kecerdasan buatan tanpa meninggalkan kitab kuning dan adab. Simak peluang AI, tantangan literasi digital, serta cara pesantren menyiapkan generasi.

img_title
VIVA.co.id
22 Oktober 2026
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut