Mosasaurus, Predator Purba Peneror Laut Pasifik Ditemukan

Predator hiu.
Sumber :
  • Wikimedia Commons/ Ghedoghedo

VIVA Tekno – Jutaan tahun yang lalu, lautan Pasifik dihuni oleh predator yang termasuk dalam kelompok spesies reptil laut berukuran besar. Kini, sisa-sisa fosil monster air ini telah digali oleh para peneliti dari Universitas Cincinnati.

img_title Enggak Cuma Buat eSports, Lini Monitor Terbaru Ini Punya Refresh Rate Gila-Gilaan dan Akurasi Warna Tingkat Tinggi

Mosasaurus dari Jepang yang kini dikenal sebagai Wakayama Soryu atau "naga biru" dalam bahasa Jepang, menandakan kehadiran yang menakutkan di lautan kuno.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Berawal saat Akihiro Misaki mencari fosil amon untuk tesis doktoralnya, ia menemukan fosil gelap yang menarik di batu pasir pada 2006.

img_title Peneliti Jepang buat AI yang bisa 'Lihat Rahasia Gelap' di Dasar Laut

Setelah diperiksa lebih dekat, ternyata ditemukan bahwa itu adalah tulang belakang yang merupakan bagian dari fosil predator puncak purba yang hampir lengkap.

img_title Jepang Turunkan AI, Garong Skema Ponzi Bakal Dilibas Sebelum Cari Mangsa

Spesimen itu digali di sepanjang Sungai Aridagawa di Prefektur Wakayama, Jepang. Di bawah bimbingan Associate Professor UC Takuya Konishi dan rekan internasionalnya.penyelidikan lebih lanjut dilanjutkan, sesuai dengan tempat penemuannya.

Di Tiongkok, naga adalah makhluk mitos yang hidup di langit dan mengeluarkan guntur, namun mereka digambarkan sebagai makhluk air dalam cerita rakyat Jepang.

Naga biru Wakayama memiliki beberapa ciri yang mirip dengan mosasaurus yang ditemukan di Selandia Baru dan ciri-ciri lain yang sebanding dengan yang ditemukan di California.

Predator raksasa ini memiliki penglihatan binokular dan empat anggota tubuh yang sangat besar. Ia juga memiliki sirip belakang ekstra panjang yang dapat membantu tenaga penggerak serta ekornya yang bersirip panjang.

Tidak seperti reptil laut besar lainnya yang telah punah, mosasaurus memiliki sirip punggung seperti hiu yang dapat membantunya masuk ke dalam air dengan cepat dan tepat.

Konishi berpendapat bahwa sirip naga biru yang besar dan berbentuk dayung mungkin digunakan untuk bergerak, meskipun jenis renang seperti itu jarang terjadi pada mosasaurus dan hampir semua hewan lainnya.

Para ahli tidak memiliki analogi modern untuk jenis morfologi tubuh ini, karena tidak ada hewan yang menggunakan empat sirip besar bersama dengan sirip ekor. Penemuan ini membuka tantangan baru dalam memahami cara mosasaurus berenang.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Mosasaurus: Kadal Laut Pemangsa

Mosasaurus adalah makhluk prasejarah yang hidup sekitar 100 juta hingga 66 juta tahun yang lalu. Mereka dianggap sebagai salah satu predator terbesar sepanjang masa, berukuran hingga 56 kaki (17 meter).

Halaman Selanjutnya
Halaman Selanjutnya
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut