Anak-anak Jadi Target Ancaman
Rabu, 17 Januari 2024 - 14:07 WIB
Sumber :
- Pexels/Julia M Cameron
6. Anak-anak sangat ingin mengunduh aplikasi yang tidak tersedia di negara mereka, namun justru menemukan salinan berbahaya
Jika suatu aplikasi tidak tersedia di wilayah Anda, para pengguna muda akan mencari alternatif, yang sering kali merupakan salinan berbahaya. Bahkan jika mereka beralih ke toko aplikasi resmi seperti Google Play, mereka tetap berisiko menjadi mangsa penjahat dunia maya.
Dari 2020 hingga 2022, peneliti Kaspersky telah menemukan lebih dari 190 aplikasi yang terinfeksi Harly Trojan di Google Play, yang mendaftarkan pengguna ke layanan berbayar tanpa sepengetahuan. Perkiraan konservatif soal jumlah pengunduhan aplikasi-aplikasi ini adalah 4,8 juta, namun jumlah korban sebenarnya mungkin lebih tinggi.
Nasdaq Kehilangan Rp45.000 Triliun dalam Sehari, Ini Alasan Investor Ramai-ramai Jual Saham AI
Nasdaq anjlok 5,5 persen setelah kemenangan Demokrat di pemilu AS memicu kekhawatiran ekspansi pusat data AI terhambat. Nilai pasar Nasdaq 100 susut US$2,5 triliun.
VIVA.co.id
6 November 2026