2 Orang Ini Siap Mengawal Laju Bisnis Perusahaan

Transformasi digital.
Sumber :
  • Unsplash

VIVA – Saat ini, transformasi digital menjadi prioritas bagi para C-level executive, termasuk Chief Financial Officer (CFO).

img_title Tak Hanya Perdagangan Digital, Bisnis Perjalanan Ikut Mengerek Kinerja Emiten E-Commerce

Ketika bisnis perusahaan bertransformasi, maka waktunya bagi para CFO untuk memanfaatkan digitalisasi dan menjadikannya bagian dari fungsi keuangan.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Hal tersebut memberikan kesempatan bagi para CFO untuk tetap fokus pada efisiensi dan penyesuaian kebutuhan bisnis selama berlangsungnya proses transformasi fungsi finansial yang mendorong pembaharuan strategi, dan model bisnis.

img_title 10 Inovasi Perempuan Indonesia Bersiap Menarik Investor Global, Ini Sektor yang Digarap

Selain itu, CFO bersama tim memainkan peran yang kian penting sebagai 'pemberi arah' bisnis. Mereka perlu menemukan cara-cara untuk mengintegrasikan teknologi digital ke dalam fungsi keuangan untuk mendukung arah bisnis dalam jangka panjang.

Teknologi digital juga dapat membantu CFO dan tim untuk mendapatkan masukan yang berharga dan tepat waktu bagi bisnis perusahaan.

img_title BGN Targetkan Digitalisasi Belanja Seluruh Dapur MBG pada Januari 2027

Di mata Direktur Keuangan BRI Life Lim Chet Ming, peran CFO sekarang harus bisa memastikan fungsi keuangan selaras dengan tujuan bisnis, mendukung proses penciptaan nilai serta menjadi katalisator inovasi dan transformasi, sekaligus manajer risiko sehingga langsung maupun tidak langsung berpengaruh ke pendapatan perusahaan.

"CFO memiliki peranan yang sangat strategis, mengingat tanggung jawab sebagai pengelola keuangan perusahaan dan value driver dalam keberlanjutan yang mampu menjaga akuntabilitas perusahaan guna menunjang proses bisnis internal dan eksternal, sehingga mampu tumbuh dan berkelanjutan," jelas dia.

Teknologi digital.

Photo :
  • dynamicCIO.com

Teknologi digital.

Photo :
Nama Lim Chet Ming tetap dipertahankan sebagai direktur keuangan. Hal tersebut berdasarkan Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) BRI Life, baru-baru ini.

Kendati demikian, ada dua nama baru yang masuk ke dalam jajaran manajemen anak usaha BRI itu. Keduanya yakni Aris Hartanto, yang sebelumnya menjabat sebagai Regional CEO Wilayah Medan PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk menjadi Direktur Utama BRI Life.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Kemudian, Lau Soon Liang, yang saat ini juga menjabat sebagai Emerging Market Chief Growth Officer FWD Group, menjadi Komisaris BRI Life.

"Keduanya akan efektif berperan mengawal laju bisnis BRI Life, setelah penilaian kemampuan dan kepatutan disetujui oleh OJK (Otoritas Jasa Keuangan)”, ungkap Head of Corporate Secretary BRI Life Ade Nasution.

Halaman Selanjutnya
Halaman Selanjutnya
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut