Dilarang Mendag Jualan, Kaspersky: Enggak Ngaruh

Kaspersky.
Sumber :
  • Mashable

VIVA Tekno – Perusahaan keamanan siber Kaspersky menegaskan jika keputusan Menteri Perdagangan (Mendag) Amerika Serikat (AS) Gina Raimondo yang memboikot produknya tidak mempengaruhi kemampuan mereka untuk menjual serta mempromosikan penawaran dan/atau pelatihan intelijen ancaman siber di negara tersebut.

img_title Jaga Kekuatan Pangan Indonesia di Tengah Geopolitik, Wamentan Tekankan Petingnya Intelijen Pertanian

Mereka juga mengaku tidak terlibat dalam aktivitas yang mengancam keamanan nasional AS. Tapi sebaliknya. Kaspersky justru mengklaim sudah berkontribusi signifikan dalam melindungi negara tersebut dari berbagai ancaman siber.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Kami tidak terlibat dalam aktivitas apapun yang mengancam keamanan nasional mereka. Justru fakta adalah kami sudah memberikan kontribusi signifikan dalam pelaporan hingga perlindungan dari berbagai pelaku kejahatan siber yang menargetkan kepentingan dan sekutu AS," demikian menurut Kaspersky, Selasa, 25 Juni 2024.

img_title Kemlu Verifikasi Kabar WNI yang Diduga Tewas Saat Bergabung dengan Militer Rusia

Menurut mereka, Mendag Gina dalam mengambil keputusan berdasarkan iklim geopolitik saat ini dan kekhawatiran teoritis, bukan berdasarkan evaluasi komprehensif terhadap integritas produk dan layanan Kaspersky.

"Kami bermaksud untuk mengambil semua opsi yang tersedia secara hukum untuk mempertahankan operasional dan relasi saat ini," kata perusahaan keamanan siber yang berbasis di Rusia tersebut.

img_title Warga Surabaya Tewas di Perang Ukraina, Kemlu Minta Rusia Tolak Rekrutan WNI Sebagai Tentara Bayaran

Larangan ini juga dinilai telah menghilangkan kebebasan konsumen dan organisasi untuk memilih perlindungan yang mereka inginkan, memaksa mereka menjauh dari teknologi anti-malware yang ditawarkan Kaspersky.

Hal ini menyebabkan gangguan besar bagi pelanggan yang harus segera mengganti teknologi yang telah mereka andalkan selama bertahun-tahun. Kaspersky menganggap keputusan Mendag Gina telah mengabaikan bukti-bukti yang ada.

"Kami akan terus membela diri terhadap tindakan yang berupaya merugikan reputasi dan kepentingan komersial kami secara tidak adil," kata Kaspersky.

Sebelumnya, Mendag Gina Raimondo menyebut Kaspersky sudah mengancam keamanan serta kedaulatan negara.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Saya memerintah kepada seluruh warga AS untuk tidak lagi menggunakan antivirus Kaspersky. Silakan ganti dengan antivirus lain untuk melindungi diri sendiri, keluarga, dan data pribadi Anda," katanya, seperti dikutip dari situs The Guardian.

Biro Industri dan Keamanan yang berada di bawah Kementerian Perdagangan AS berargumen bahwa Kaspersky mengancam keamanan dan privasi pengguna di AS karena perusahaannya bermarkas di Rusia.

Halaman Selanjutnya
Halaman Selanjutnya
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut