5 Langkah Tangkal Serangan Ransomware

Hacker.
Sumber :
  • New York Post

Notifikasi yang transparan penting agar pengguna tahu bahwa data mereka telah terdampak, sehingga ada kewaspadaan dari mereka sendiri. Misalnya, dalam menerima kontak yang tidak dikenal dalam melancarkan modus kejahatan, dan tidak sembarang percaya melakukan verifikasi pada data yang telah diretas.

img_title 400 Data Angkatan Laut AS Diretas! Hacker Iran Kirim Ancaman Mencekam

Perusahaan atau instansi memegang peran penting dalam mengedukasi langkah-langkah yang perlu diambil terhadap pengguna yang datanya terdampak.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

4. Mengembangkan redundant atau duplication system

img_title Korut Tepis Tuduhan AS soal Serangan Siber, Ancam Akan Balas

Salah satu aspek yang perlu dipertimbangkan oleh perusahaan atau instansi dalam mengelola data-datanya adalah sistem cadangan atau ‘Redudancy’, yakni aspek terpenting dari infrastruktur data center.

Komponen cadangan ini penting untuk memastikan data dan layanan dapat tetap diakses dalam kondisi apapun. Dengan redundancy, sistem di dalam data center dapat terus bekerja dan data akan tetap tersedia sekalipun mengalami gangguan.

img_title 3,5 Miliar Anomali Trafik Jadi Ancaman, Solusi Keamanan Siber Mulai Diperkuat

Menerapkan Load Balancing dan Data Replication di beberapa data center yang berbeda juga dapat meningkatkan lapisan redudancy yang dapat membantu instansi atau perusahaan untuk tetap dapat memberikan layanan mereka dalam masa krisis.

Selain itu, backup system dalam SOP pelayanan, seperti verifikasi memakai data lain yang tidak terdampak juga dapat menjadi opsi agar layanan dapat segera pulih.

5. Meningkatkan sistem keamanan siber secara berkelanjutan

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Terakhir, tingkatkan infrastruktur keamanan siber perusahaan dan instansi secara bertahap dan menyeluruh. Implementasikan langkah-langkah keamanan yang telah di-update, seperti Multi-Factor Authentication (MFA), Network Segmentation, dan Threat Detection yang baik.

Berikan juga pelatihan kepada anggota dan karyawan secara bertahap tentang kesadaran pentingnya keamanan siber. Selain itu, lakukan Security Audit dan penilaian kerentanan (vulnerability assessments) secara teratur untuk mengidentifikasi dan mengatasi ancaman dan ancaman baru.

Ilustrasi Trojan Horse.

Ancaman Siber Makin Licin, Jangan Asal Instal di HP

Ancaman siber berupa trojan perbankan menyumbang 52,96 persen dari seluruh aplikasi seluler berbahaya yang terdeteksi pada kuartal I 2026, meningkat dari 2025.

img_title
VIVA.co.id
7 September 2026
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut