Digitalisasi untuk UMKM Indonesia

Peluncuran program Adopsi Teknologi Digital dan Akselerasi Bisnis bagi UMKM 2024.
Sumber :
  • VIVA/Trisya Frida

Jakarta, VIVA – Dalam era digital yang semakin berkembang, usaha mikro, kecil dan menengah (UMKM) di Indonesia perlu beradaptasi agar tetap kompetitif.

img_title Kadin Indonesia Genap 58 Tahun, Anindya Bakrie Ungkap Fokus Besar untuk Dunia Usaha dan UMKM

Menyadari pentingnya peran UMKM dalam perekonomian nasional, Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemenkominfo) meluncurkan program "Adopsi Teknologi Digital dan Akselerasi Bisnis bagi UMKM Tahun 2024." 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Program ini diselenggarakan di 19 lokasi di seluruh Indonesia dan bertujuan untuk membantu UMKM memanfaatkan teknologi digital guna meningkatkan produktivitas, efisiensi, serta pertumbuhan bisnis mereka.

img_title Teknologi Kecantikan Terus Berkembang, Ini Cara Inovasi Digital Mengubah Rutinitas Perawatan Wajah

Menteri Komunikasi dan Informatika (Menkominfo), Budi Arie Setiadi.

Photo :
  • VIVA/Trisya Frida

Menurut Menteri Komunikasi dan Informatika (Menkominfo), Budi Arie Setiadi, UMKM memiliki kontribusi besar dalam perekonomian Indonesia. Ia mengungkapkan bahwa hampir 60 persen dari perekonomian Indonesia digerakkan oleh UMKM.

img_title Rosan Tegaskan Indonesia Butuh Investasi Rp13.000 Triliun untuk Capai Pertumbuhan Ekonomi 8%

"Menurut data, Indonesia hampir 60 persen ekonominya di-drive (digerakkan) oleh UMKM, sehingga kita memberdayakan UMKM dengan sendirinya memberikan kontribusi yang besar bagi pertumbuhan dan kemajuan ekonomi Indonesia," ungkap Budi Arie di Jakarta Pusat pada Kamis 1 Agustus 2024.

Namun, Menkominfo juga mengakui adanya tantangan dalam proses adopsi teknologi digital oleh UMKM.

Beberapa masalah yang dihadapi meliputi kemampuan digital yang belum merata dan kurangnya kapabilitas teknis di berbagai wilayah.

Untuk mengatasi hal ini, Kemenkominfo terus berupaya menyebarkan talenta digital secara merata di seluruh Indonesia.

Peluncuran program Adopsi Teknologi Digital dan Akselerasi Bisnis bagi UMKM 2024

Photo :
  • VIVA/Trisya Frida

Harapannya, semakin banyak anak muda yang tertarik menjadi pengusaha dan membantu mempercepat pertumbuhan ekonomi negara dengan membuka lapangan kerja baru.

“Kita mengharapkan banyak anak muda khususnya di Indonesia ini menjadi entrepreneur untuk bisa membantu pergerakan ekonomi negara, untuk membuka lapangan pekerjaan, meningkatkan perkembangan ekonomi nasional,” jelasnya.

"UMKM ini harus ditumbuhkan, digerakkan, ditingkatkan kemampuannya, inovasinya, dan juga akses pasarnya," tambahnya.

Ia juga optimis bahwa kreativitas anak muda Indonesia dapat menjadi kekuatan utama dalam berbagai sektor, seperti kuliner dan kerajinan tangan.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Dengan bantuan teknologi digital, UMKM Indonesia diharapkan dapat bersaing tidak hanya di pasar domestik, tetapi juga di pasar internasional.

“Kita berharap UMKM kita naik kelas terus, UMKM kita akan terus bergerak untuk naik kelas supaya bisa bersaing dengan bukan hanya di Indonesia tapi di pasar dunia. Karena dengan digitalisasi ini kan akses pasar jadi borderless kan, barang-barang dari negara lain bisa dijual ke negara kita, kenapa gak sebaliknya barang-barang produksi Indonesia bisa dipasarkan ke dunia,” tandasnya.

Menteri Perindustrian, Sarmuji

Sarmuji: Industri Hijau Bukan Sekadar Kewajiban, tetapi Peluang Ekonomi Baru

Menteri Perindustrian (Menperin), M Sarmuji menegaskan transformasi menuju industri hijau merupakan peluang ekonomi baru, bukan sekadar kewajiban lingkungan.

img_title
VIVA.co.id
9 Oktober 2026
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut