PM Malaysia Anwar Ibrahim Kutuk Tindakan Pengecut Meta

Perdana Menteri (PM) Malaysia Anwar Ibrahim.
Sumber :
  • Dok Anwar Ibrahim

Malaysia, VIVA – Perdana Menteri Malaysia Anwar Ibrahim pada Kamis, 1 Agustus 2024 menuduh Meta sebagai platform yang biadab setelah unggahan Facebook-nya tentang pembunuhan Pemimpin Hamas Ismail Haniyeh dihapus.

img_title Eisenkot Berupaya Gulingkan Netanyahu, Bagaimana Nasib Israel dan Palestina Jika Ia Berkuasa?

Malaysia yang berpenduduk mayoritas Muslim merupakan pendukung perjuangan Palestina dan Anwar Ibrahim saat itu telah mengunggah rekaman video panggilan teleponnya dengan seorang pejabat Hamas untuk menyampaikan belasungkawa atas kematian Ismail Haniyeh, namun unggahan tersebut tiba-tiba dihapus Meta.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

img_title Jika Eisenkot Gantikan Netanyahu, Ini Dampaknya bagi Masa Depan Palestina

Pembunuhan Ismail Haniyeh di Iran pada Rabu pekan lalu kian menambah kekhawatiran bahwa konflik di Gaza, Palestina akan berubah menjadi perang Timur Tengah yang lebih luas.

Anwar, yang bertemu Haniyeh di Qatar pada Mei lalu mengatakan dirinya memiliki hubungan baik dengan pimpinan politik Hamas tetapi tidak memiliki hubungan pada tingkat militer.

img_title Polemik Konser Andrea Bocelli, BKSAP DPR Singgung Isu Palestina: Bukan Menolak Seni atau Bangsa Tertentu

"Biarlah ini menjadi pesan yang jelas dan tegas kepada Meta: Hentikan tindakan pengecut ini," tulis Anwar Ibrahim di laman Facebook miliknya.

Sampai saat ini, Meta tidak segera menanggapi protes yang dilontarkan Perdana Menteri Malaysia terkait unggahan tersebut.

Sementara itu, Menteri Komunikasi Malaysia Fahmi Fadzil mengatakan penjelasan telah diminta kepada Meta dan tidak tahu apakah unggahan tersebut dihapus secara otomatis atau diturunkan setelah ada keluhan.

Meta telah menetapkan Hamas, gerakan Islam Palestina yang memerintah Gaza, sebagai "organisasi berbahaya" dan melarang konten yang memuji kelompok tersebut.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Meta juga menggunakan gabungan deteksi otomatis dan peninjauan manusia untuk menghapus atau memberi label pada visual grafis pada konten terkait Palestina.

Malaysia sebelumnya telah mengeluh kepada Meta atas penghapusan kontennya, termasuk liputan media lokal tentang pertemuan terakhir Anwar Ibrahim dengan Ismail Haniyeh yang kemudian dipulihkan kembali.

PM Anwar Ibrahim Komentari Sikap Gus Miftah (Doc: Malaysia Gazette)

Malaysia Waspadai Intel Israel di Negara Tetangga, Anwar Ibrahim Wanti-wanti Soal Ini

PM Malaysia Anwar Ibrahim memperingatkan potensi ancaman intelijen asing, termasuk Israel, serta dampak serangan siber dan ketegangan geopolitik terhadap keamanan nasiona

img_title
VIVA.co.id
3 November 2026
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut