Prabowo Subianto dan Bos NVidia Jensen Huang 'Voice Call'

Kepala Eksekutif NVidia, Jensen Huang (tengah) di Jakarta, Kamis, 14 November 2024.
Sumber :
  • VIVA/Lazuardhi Utama

Jakarta, VIVA – Presiden Prabowo Subianto melakukan panggilan telepon (voice call) dengan Kepala Eksekutif NVidia, Jensen Huang, membahas pengembangan kecerdasan buatan (artificial intelligence/AI) di Indonesia.

img_title Prabowo Bidik Penyaluran Kredit Rakyat Rp400 Triliun pada 2027, Kelompok Petani hingga Nelayan jadi Sasaran

Keduanya saling bersapa di sela-sela acara Indonesia AI Day yang digelar Indosat Ooredoo Hutchison (IOH) di Jakarta, Kamis, 14 November 2024.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Saya ingin Anda sebagai peserta penting di masa depan kita. Saya menyadari pengaruh AI yang luar biasa dan semua kemungkinan yang dipelajari," kata Presiden.

img_title Presiden Prabowo Terapkan Ekspor Satu Pintu Lewat DSI, Bidik Kebocoran Negara akibat Penyelundupan

Dalam voice call tersebut, awalnya Jensen Huang mengucapkan belasungkawa atas korban bencana erupsi Gunung Lewotobi Laki-Laki di Flores Timur, Nusa Tenggara Timur (NTT).

Ia lalu menekankan pentingnya pemanfaatan teknologi AI bagi Indonesia sebagai langkah untuk kemajuan industri dan masyarakat. Dirinya juga mengaku siap berkolaborasi untuk memajukan AI di berbagai sektor di Tanah Air.

img_title Bahlil Lapor ke Prabowo, PNBP Energi Tembus Rp127,74 Triliun hingga Oktober 2026

Rasa belasungkawa tersebut dibalas Presiden yang juga menyampaikan apresiasi atas perhatian dan dukungan Huang terhadap bencana alam yang terjadi di Indonesia.

"Adalah suatu kehormatan besar bagi saya untuk berada di sini dan memulai kerja sama dan kemitraan dengan negara Anda," ungkap Jensen Huang kepada Prabowo Subianto.

Presiden menyambut baik kemitraan strategis yang dijajaki NVidia dan berharap mereka dapat menjadi mitra penting dalam masa depan digitalisasi di Indonesia.

"Saya berharap Anda mempertimbangkan bahwa kami semua menyambut Anda dengan tangan terbuka," jelas Prabowo Subianto.

Ia juga menyinggung mengenai penerapan teknologi AI di sejumlah bidang, mulai dari agrikultur atau pertanian hingga layanan kesehatan.

Presiden juga menyampaikan keinginannya untuk bisa bertemu langsung dengan Jensen Huang di kesempatan yang akan datang. "Saya berharap dapat mengunjungi dan bertemu dengan Anda suatu hari nanti," tuturnya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Dengan semringah, Huang secara tegas berkomitmen untuk terus mendukung Indonesia dalam pengembangan teknologi AI.

"Terima kasih, Presiden, atas kesempatan besar untuk bermitra dengan negara Anda. Saya pastikan Anda dapat mengandalkan NVidia untuk membantu memajukan kecerdasan buatan dan memberi manfaat bagi masyarakat," papar Jensen Huang, menutup pembicaraan.

Presiden Prabowo dalam Sidang Kabinet Paripurna (SKP) Dua Tahun Pertama Pemerintahan Kerja Nyata untuk Negeri

Kalkulasi Wacana Pemakzulan Gibran, Jimly Asshiddiqie: Faktor Terpentingnya Presiden Prabowo

Guru besar hukum tata negara Jimly Asshiddiqie membeberkan kalkulasi politik terkait wacana pemakzulan Gibran. Menurutnya, Presiden Prabowo memenag faktor kunci.

img_title
VIVA.co.id
26 Oktober 2026
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut