Industri Telekomunikasi Menghadapi Tantangan Berat

Direktur Utama Telkom Indonesia Ririek Adriansyah.
Sumber :
  • Dok. Telkom

Jakarta, VIVA – Sektor telekomunikasi menjadi salah satu kunci dalam mempercepat kemajuan industri digital Indonesia untuk mendukung pencapaian Asta Cita.

img_title Telkom Raih SDG Pioneer Award di Reuters Events Global Sustainability Awards 2026

Potensi besar ekonomi digital Indonesia, yang diperkirakan dapat meningkatkan produk domestik bruto (PDB) hingga 2,44 persen, dengan peningkatan penetrasi broadband sebesar 10 persen.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Pelaksana Tugas (Plt) Direktur Jenderal Teknologi Pemerintah Digital Kementerian Komunikasi dan Digital (Kemenkomdigi), Ismail, menyebut Indonesia membutuhkan konektivitas yang memadai melalui tiga teknologi utama, yaitu fixed broadband, mobile broadband, dan satellite.

img_title Connect.in-Spirasi Telkom Buka Cakrawala Digital Siswa Sekolah Rakyat Kulon Progo

Selanjutnya, ada tiga pendekatan pemerintah untuk membangun infrastruktur digital yang harus dilakukan secara bersamaan.

Yakni, pendekatan langsung oleh pemerintah, koordinasi dan sinergi dengan pihak lain, serta dukungan eksternal dari negara asing dan vendor.

img_title Telkom Perkuat ESG lewat Keanggotaan UN Global Compact dan Program Zero Waste to Landfill

Ia menambahkan jika ekonomi digital Indonesia diproyeksikan mencapai 19 persen dari PDB dengan nilai Rp22.513 triliun, serta digitalisasi yang dapat mendukung sektor UMKM sebagai tulang punggung ekonomi Indonesia.

Dengan demikian, Ismail menekankan bahwa literasi digital dan regulasi yang mendukung kompetisi sehat adalah faktor penting dalam membangun masyarakat digital yang produktif.

"Pemerintah fokus pada pengelolaan spektrum frekuensi, sinergi antar-pemangku kepentingan, serta kolaborasi internasional untuk mengatasi tantangan infrastruktur digital. Kita bisa menciptakan solusi digital yang berkualitas, terjangkau, dan berdampak luas," tutur Ismail di Jakarta, Kamis, 12 Desember 2024.

Direktur Utama Telkom, Ririek Adriansyah, menyampaikan bahwa industri telekomunikasi menghadapi tantangan berat, seperti kompetisi harga, serangan OTT, dan perlambatan pendapatan dari layanan suara, serta SMS.

Namun, ia tetap optimistis melalui strategi transformasi yang fokus pada integrasi layanan fixed and mobile broadband, percepatan pertumbuhan bisnis data center, dan pengembangan inisiatif digital baru.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Kami terus mendukung pengembangan infrastruktur seperti fiber optik dan data center untuk mendukung kedaulatan digital serta pertumbuhan ekonomi nasional. Kami juga siap menjadi katalisator transformasi digital menuju pertumbuhan ekonomi yang inklusif dan Indonesia yang lebih maju," jelas Ririek.

Vice President Corporate Strategy, Innovation, Sustainability and Marketing Telkomsel, Endra Diputra, bertekad untuk terus meningkatkan kolaborasi dengan pemain global dan lokal, serta menyediakan layanan digital terbaik.

Halaman Selanjutnya
Halaman Selanjutnya
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut