4 Teknologi Harus Dikuasai Generasi Muda

Ilustrasi internet of things (IoT).
Sumber :
  • The Balance Small Business

Jakarta, VIVA – Generasi muda diingatkan agar terus memperkuat kemampuan digital agar bisa bersaing dan bertahan di tengah disrupsi teknologi yang membawa perubahan pada berbagai sektor, termasuk pada lapangan pekerjaan.

img_title Syahganda Langsung Bicara Perang Narasi setelah Dilantik Prabowo, Sorot Masalah Algoritma dan AI

"Ada dua pilihan sebetulnya. Pertama, memperkuat dasar supaya bisa masuk ke dalam industri. Kedua, menguasai teknologi secara keahlian supaya bisa memakai teknologi maju seperti AI (Artificial Intelligence), Internet of Things (IoT), Blockchain maupun Cloud Computing," kata Wakil Menteri Komunikasi dan Digital (Wamenkomdigi) Nezar Patria, melalui keterangan resminya, Minggu, 15 Desember 2024.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Menurut dia, adopsi teknologi baru membuat proses automasi lebih dominan, seperti yang dicontohkan bahwa penggunaan teknologi AI di sektor transportasi yang memungkinkan gerbang pintu tol dioperasikan oleh mesin.

img_title Syahganda Nainggolan Bawa Pemikiran Yuval Noah Harari untuk Sampaikan Pikiran Prabowo, Ini Arah Narasi Istana

“Kalau dulu pintu tol ada yang menjaga, sekarang tidak ada. Nah, itu saja sudah menghilangkan hampir dua ribu lapangan kerja. Tentu saja hal-hal seperti ini harus kita antisipasi,” ungkapnya.

Oleh karena itu, Nezar Patria mengajak generasi muda terus belajar dan menguasai teknologi baru agar siap menghadapi lanskap dunia kerja yang dipandu teknologi.

img_title Produksi Lokal hingga Teknologi AI, Strategi Produsen Elektronik Perkuat Pasar Indonesia

Dengan demikian, lanjut dia, perlu untuk mendalami sisi teknologi agar bisa menciptakan teknologi sendiri, serta mengusainya untuk dapat mengoperasikan pekerjaan yang memakai teknologi tersebut.

Wamenkomdigi menyatakan Pemerintah telah mencanangkan transformasi digital sebagai satu agenda penting di Indonesia.

Selama 10 tahun terakhir, Pemerintah telah menerapkan langkah proaktif untuk menghadapi disrupsi akibat pemanfaatan teknologi digital.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Bahkan, rencana itu sudah dirumuskan dalam Visi Indonesia Digital 2045 yang memperhatikan dinamika Digital Economy, Digital Society, Digital Government, dan Digital Infrastructure.

Ia juga menekankan, transformasi digital nasional berlangsung secara gradual sesuai dengan kesiapan setiap sektor. "Pemerintah juga menyiapkan SDM dan sejumlah regulasi," jelas Nezar Patria.

Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi/KDM

Pembangunan Pusat Data AI Dihentikan, KDM Sebut Langkah Tegas Penegakan Aturan

Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi alias KDM menyampaikan bahwa penghentian pembangunan pusat data AI di Waduk Jatiluhur demi melindungi kepentingan masyarakat.

img_title
VIVA.co.id
2 Oktober 2026
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut