TikTok Masih Mentok

TikTok.
Sumber :
  • VIVA.co.id/Arianti Widya

Washington DC, VIVA – TikTok masih mentok. Platform video pendek asal China itu hingga kini masih belum ada yang resmi membelinya di Amerika Serikat (AS).

img_title 9 Juta Akun TikTok Anak Dinonaktifkan, Instagram 85 Ribu-Facebook 99 Ribu

Padahal, aplikasi milik ByteDance Technology tersebut sudah diselamatkan Presiden Donald Trump melalui Perintah Eksekutif supaya bisa beroperasi di negeri Paman Sam.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Kabar terbaru menyebutkan bahwa konsorsium investor AS berencana mengakuisisi TikTok.

img_title Seratusan Produk UMKM Lokal Program Pilihan Busan Dipasarkan di Tokopedia-TikTok Shop

Dipimpin oleh YouTuber papan atas MrBeast, grup ini telah mengumpulkan lebih dari US$20 miliar untuk tawaran tersebut, sebagaimana dilaporkan oleh Jesse Tinsley, pengusaha teknologi dan pendiri Employer.com, dikutip dari GSM Arena, Minggu, 2 Februari 2025.

Tinsley juga mengonfirmasi bahwa konsorsium itu sudah merekrut dua investor terkenal lainnya, yakni David Baszucki, salah satu pendiri dan CEO Roblox, dan Nathan McCauley, salah satu pendiri dan CEO Anchorage Digital.

img_title Dongkrak Industri Kuliner RI, Pelaku Usaha hingga Kreator Bakal Kumpul di TikTok Food Fest 2026

Meski begitu, bukan hanya MrBeast cs yang serius membeli TikTok. Project Liberty, sebuah kemitraan besar yang melibatkan pemilik LA Dodgers Frank McCourt dan Kevin O'Leary dari Shark Tank, disebut-sebut memberikan tawaran yang lebih tinggi, yaitu sebesar US$25 miliar.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Penawaran berlimpah lainnya, melalui Elon Musk dan Microsoft, juga ikut dalam pembicaraan untuk mengakuisisi TikTok di AS.

Kendati demikian, meskipun ada banyak pembeli potensial, ByteDance Technology belum memberikan komentar apapun terkait kemungkinan kesepakatan dan secara konsisten menegaskan bahwa pemisahan bisnisnya tidak akan terjadi.

Ilustrasi TikTok

Media Sosial TikTok Blokir Jutaan Akun Gegara Ini

TikTok menonaktifkan 9 juta akun anak setelah penerapan PP Tunas. Pemerintah menilai perlindungan anak di platform digital masih perlu diperkuat. Berikut detailnya.

img_title
VIVA.co.id
8 Oktober 2026
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut