NASA Berada di Pinggir Jurang

Astronot di luar Stasiun ISS.
Sumber :
  • Ruptly

Selain dari kekurangan oksigen, luar angkasa juga bebas dari gravitasi, yang berarti tubuh manusia mengalami banyak tekanan karena perubahan kondisi tersebut. Dan penelitian terbaru telah menunjukkan beberapa kemungkinan kerusakan ginjal yang mengkhawatirkan akibat perjalanan luar angkasa.

img_title Kembali ke Bumi, Astronaut Artemis II ‘Belajar Berjalan’ Lagi, Kenapa?

Ada juga masalah atrofi otot yang disebabkan oleh kurangnya gravitasi, dan meskipun ada peralatan yang dapat membantu astronot menjaga tubuh mereka dalam kondisi tertentu, hal itu tidak sama dengan berada di Bumi dan merasakan tarikan gravitasi terhadap tubuh manusia.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Oleh karena itu, apabila Elon Musk dan Donald Trump benar-benar mendorong misi ke Mars, maka kita perlu menyingkirkan banyak strategi kehati-hatian ini. Belum lagi, SpaceX perlu menyiapkan Starship. Lantas, seperti apa masa depan Misi Artemis II NASA masih belum jelas.

img_title Setelah 'Berlayar' Cukup Jauh, Astronot NASA Balik Kandang

Namun, saat ini, kita semua melihat arah kebijakan lantaran sejumlah perubahan besar yang akan terjadi terhadap NASA, dan kemungkinan pembatalan Misi Artemis II dan misi penting lainnya yang telah direncanakan selama bertahun-tahun.

Tampilan foto udara erupsi Gunung Anak Krakatau, Selat Sunda.

Erupsi Anak Krakatau Terekam NASA, Begini Penampakan dari Angkasa

Lembaga antariksa Amerika Serikat, NASA ikut menyoroti aktivitas vulkanik Gunung Anak Krakatau. Baru-baru ini NASA juga merilis penampakan erupsi Anak Krakatau

img_title
VIVA.co.id
10 September 2026
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut