Mungkinkah Ada Kehidupan di Luar Bumi?

Ilustrasi alien.
Sumber :
  • wonderslist.com

Jakarta, VIVA – Sejumlah ilmuwan melaporkan adanya petunjuk awal yang mengisyaratkan potensi kehidupan di sebuah planet di luar Bumi.

img_title Perluas Pasar Gas Bumi, PGN Beberkan Strategi Komersial Dongkrak Permintaan Berkelanjutan

Tim peneliti di Universitas Cambridge mendeteksi tanda-tanda molekul di atmosfer Planet K2-18b. Molekul serupa di Bumi hanya dihasilkan oleh makhluk hidup bersel satu.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Untuk kedua kalinya, Teleskop James Webb (JWST) NASA menemukan bahan kimia di atmosfer planet yang mungkin ada hubungannya dengan kehidupan. Kali ini indikasinya lebih kuat.

img_title BMKG: Gempa Magnitudo 6,4 di Simalungun Tidak Berpotensi Tsunami

Akan tetapi, baik tim peneliti maupun astronom lain sepakat bahwa data tambahan masih diperlukan untuk memastikan kebenaran temuan ini.

Ketua peneliti, Profesor Nikku Madhusudhan, ketika ditemui di laboratoriumnya di Institut Astronomi Universitas Cambridge mengatakan optimistis akan segera mendapatkan bukti yang lebih pasti.

img_title BNPB: Total Korban Jiwa Gempa Bumi M 7,7 Capai 47 Orang hingga Sabtu Malam

"Inilah bukti terkuat yang kita miliki tentang kemungkinan adanya kehidupan di planet lain. Saya yakin kita akan bisa memastikan sinyal ini dalam waktu dekat, sekitar satu sampai dua tahun," katanya, seperti dikutip dari situs BBC.

K2-18b adalah planet yang ukurannya sekitar 2,5 kali lebih besar dari Bumi dan terletak sangat jauh, yakni sekitar 700 triliun mil dari Bumi.

Teleskop James Webb (JWST) memiliki kemampuan luar biasa untuk menganalisis kandungan kimia atmosfer planet ini dengan mempelajari cahaya dari bintang katai merah yang diorbitnya saat melintas.

Tim Universitas Cambridge menemukan indikasi setidaknya satu dari dua molekul yang terkait dengan kehidupan di atmosfer K2-18b: dimetil sulfida (DMS) dan dimetil disulfida (DMDS).

Di Bumi, gas-gas ini dihasilkan oleh fitoplankton dan bakteri yang hidup di laut. Madhusudhan mengaku kaget mendapati begitu banyak gas yang teridentifikasi dalam satu kali pengamatan.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Ia menambahkan bahwa menurut perhitungan timnya, jumlah gas ini di atmosfer planet tersebut jauh melampaui Bumi, bahkan hingga ribuan kali lipat. "Jadi, jika temuan ini benar-benar indikasi adanya kehidupan, maka planet ini pasti sangat kaya akan kehidupan," katanya.

Madhusudhan kemudian menambahkan implikasi yang lebih besar: "Jika kita berhasil mengonfirmasi adanya kehidupan di K2-18b, itu akan menjadi bukti fundamental bahwa kehidupan adalah fenomena yang umum di galaksi kita."

Halaman Selanjutnya
Halaman Selanjutnya
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut