Sosok Ini Disebut Punya Insting 'Emas'

Ilustrasi Investasi.
Sumber :
  • pexels.com/Andrea Piacquadio

Jakarta, VIVA – Penyedia layanan buy now pay later (BNPL) atau paylater, PT Kredivo Finance Indonesia, mengumumkan pengangkatan Andre Rasjid sebagai anggota dewan komisaris. Ia saat ini menjabat sebagai Managing Director Cakrabuana Ventura Indonesia dan Direktur RMI Capital.

img_title OJK: Penyaluran Kredit Industri Perbankan Tembus Rp 9.135 Triliun Per Juli 2026

Pengangkatannya menjadi bagian dari upaya strategis jangka panjang Kredivo untuk memperkuat struktur kepemimpinan dan tata kelola perusahaan, seiring dengan pertumbuhan bisnis yang pesat dan upaya perluasan akses finansial yang berkelanjutan untuk mendorong inklusi keuangan di Indonesia.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Andre Rasjid memiliki latar belakang yang kuat di bidang modal ventura dan strategi korporasi. Di Cakrabuana Ventura Indonesia, ia memimpin investasi di perusahaan-perusahaan berbasis inovasi dengan pertumbuhan tinggi. Sementara di RMI Capital, dirinya memberikan konsultasi bagi perusahaan dalam hal pertumbuhan strategis dan transformasi.

img_title Pesatnya Perkembangan AI dan Disrupsi Teknologi Jadi Tantangan Bagi Moral dan Kedamaian Global

“Saya telah lama mengamati dan mengapresiasi dampak Kredivo dalam mengubah lanskap akses kredit melalui pendekatan inovasi dari layanan paylater, adopsi teknologi yang kuat, serta filosofi yang mengutamakan pengguna,” katanya.

img_title Persaingan Industri Alat Elektronik Bergerak ke Level Premium, Pasar Tagih Kekuatan Inovasi dan Teknologi

Ia pun akan bergabung dengan anggota Dewan Komisaris PT Kredivo Finance Indonesia lainnya, termasuk Anita Wijanto, seorang profesional dengan pengalaman 17 tahun di bidang pasar modal, serta Rolytha Sayuli Meinaritha, seorang veteran di bidang perbankan dan keuangan dengan pengalaman lebih dari 20 tahun.

Andre Rasjid juga akan berkoordinasi dengan Dewan Komisaris Kredivo Group Indonesia yang dipimpin oleh Darmin Nasution, ekonom senior yang pernah menjabat sebagai Menteri Koordinator Bidang Perekonomian dan Gubernur Bank Indonesia, serta Maulana Ibrahim, mantan Deputi Gubernur Bank Indonesia.

Sementara itu, Direktur Utama PT Kredivo Finance Indonesia, Umang Rustagi, menuturkan bahwa perspektif strategis dan keahlian Andre di bidang investasi dan perusahaan pembiayaan akan memberikan nilai tambah terhadap langkahnya mencapai target 20 juta pengguna di Indonesia.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Sebagai informasi, Kredivo telah memfasilitasi ratusan ribu transaksi setiap harinya dan melayani lebih dari 11 juta pengguna di Indonesia. Selain itu, selama empat tahun terakhir, Kredivo juga mencatatkan tingkat pertumbuhan tahunan gabungan (CAGR) lebih dari 35 persen.

Rata-rata, pengguna melakukan transaksi lebih dari 4 kali per bulan, menunjukkan tingkat loyalitas yang tinggi terhadap layanan ini. "Nah, Andre juga memiliki pemahaman tajam terhadap dinamika regulasi dan lanskap ekonomi yang terus berkembang," jelas dia.

Agora.

Indonesia Diproyeksikan Jadi Salah Satu Pasar Perangkat Pintar dengan Pertumbuhan yang Menjanjikan di Asia Tenggara

Pasar smart home Indonesia diproyeksikan meningkat dari US$1,81 miliar pada 2024 menjadi US$8,12 miliar pada 2030. Pertumbuhan ini juga tercermin pada pasar IoT.

img_title
VIVA.co.id
7 September 2026
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut