Privasi WhatsApp Makin Ketat

Ilustrasi cek status WhatsApp seseorang.
Sumber :
  • NewsBeezer

4. Cara Mengaktifkan Passkey Encryption

img_title Heboh Pemblokiran Massal Akun WhatsApp, Komdigi Panggil Meta Minta Penjelasan

Fitur ini akan diluncurkan secara bertahap secara global dalam beberapa minggu ke depan. Untuk menggunakannya, pengguna perlu:

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

  • Memperbarui aplikasi WhatsApp ke versi terbaru.
  • Masuk ke menu Setelan > Chat > Cadangan Chat.
  • Pilih opsi “Gunakan Passkey” saat membuat backup ke Google Drive atau iCloud.
  • Aktifkan verifikasi biometrik atau screen lock.
img_title Bisnis Makin Dekat dengan Pelanggan Lewat Video Call WhatsApp, Apa Saja Manfaatnya?

Setelah diaktifkan, backup baru maupun backup lama akan terlindungi secara otomatis dengan lapisan keamanan tambahan.

5. Upaya WhatsApp Meningkatkan Privasi Digital

img_title Sering WhatsApp-an dengan Keluarga? Ini 10 HP yang Cocok untuk ART dengan Harga Rp1 Jutaan

Langkah ini bukan yang pertama bagi WhatsApp dalam memperkuat keamanan penggunanya.
Sebelumnya, platform ini telah memperkenalkan:

  • Verifikasi dua langkah (Two-Step Verification)
  • Perlindungan login multi-perangkat
  • Pemblokiran screenshot untuk chat sekali lihat
  • Privasi online yang lebih fleksibel

Semua inovasi ini menunjukkan komitmen Meta terhadap perlindungan privasi dan data pribadi pengguna, di tengah meningkatnya ancaman kejahatan siber dan kebocoran data digital.

6. Privasi yang Semakin Pribadi

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Dengan sistem passkey encryption, bahkan Meta sekalipun tidak memiliki akses terhadap data backup pengguna.
Hal ini sejalan dengan filosofi awal WhatsApp, yaitu “your messages belong to you.”

Melalui fitur ini, perusahaan ingin memastikan bahwa hanya pengguna yang bisa mengakses percakapan pribadinya, tidak ada pengecualian, bahkan dari pihak penyedia layanan cloud.

VIVA Militer: Tentara Rusia di wilayah Kursk

Terungkap! WNI yang Diduga Jadi Tentara Rusia Kirim Pesan WhatsApp ke Jubir Kemlu

Kementerian Luar Negeri (Kemlu) RI mengungkap adanya pesan WhatsApp yang diterima Juru Bicara Kemlu Yvonne Mewengkang dari seorang WNI yang diduga jadi tentara Rusia

img_title
VIVA.co.id
18 September 2026
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut