Cinépolis Bikin Dua Gebrakan, Salah Satunya Teknologi

Ilustrasi bioskop.
Sumber :
  • Freepik/freepik

Jakarta, VIVA – Di era digital yang dipenuhi tontonan dari layar ponsel dan platform streaming, bioskop terus beradaptasi agar tetap relevan. Teknologi menjadi kunci utama dalam menjaga daya tarik sinema layar lebar.

img_title Pemerintah Pacu Hilirisasi Berbasis Teknologi Demi Perluas Peluang Investasi

Layar raksasa beresolusi tinggi, sistem suara yang mengelilingi dari segala arah, hingga kursi ergonomis kini menjadi standar baru yang menghadirkan pengalaman imersif yang sulit disaingi oleh televisi rumah.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Salah satu inovasi terbaru yang memperkuat daya tarik menonton di bioskop adalah Cinépolis Macro XE, format sinema berteknologi tinggi yang dihadirkan oleh jaringan bioskop Cinépolis Cinemas Indonesia.

img_title AC Inverter vs AC Biasa, Apa Perbedaan Teknologi Pendinginnya dan Dampaknya pada Listrik?

Mengusung layar super lebar — hingga enam kali ukuran studio reguler — dan sistem Dolby Atmos, Macro XE memberikan pengalaman visual dan audio tiga dimensi yang membuat penonton seakan masuk ke dalam dunia film.

“Melalui Cinépolis Macro XE, kami ingin membawa pengalaman menonton kelas dunia yang benar-benar imersif dan epik bagi para pecinta film di Indonesia,” ujar Alejandro Aguilera Garibay, CEO Cinépolis Cinemas Indonesia, dikutip dari keterangan resmi Minggu 9 November 2025.

img_title Teknologi Pendingin Gedung Terus Berkembang, Ini Cara Kerjanya dan Manfaatnya

“Cinépolis berkomitmen menghadirkan hiburan premium yang bisa dinikmati semua orang, bukan hanya di kota besar, tapi juga di berbagai daerah.”

Teknologi Macro XE tidak hanya mengandalkan ukuran layar, tetapi juga ketepatan kalibrasi proyektor dan speaker di setiap auditorium. “Dengan teknologi Dolby Atmos dan layar besar berperforma tinggi, penonton tidak hanya menonton film, tetapi juga merasakan pengalaman audio 3D imersif dari setiap arah,” jelas Dony Chandra, Sound and Projection Manager Cinépolis.

Selain membawa inovasi teknologi, Cinépolis juga melakukan gebrakan kedua dengan membuka bioskop baru di Mall The Galeria Banjar, Kalimantan Selatan — menjadi bioskop pertama di Kabupaten Banjar. Pembukaan ini diharapkan memperluas akses masyarakat terhadap hiburan berkualitas dan mendukung pertumbuhan sektor kreatif daerah.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

“Kami ingin menjadikan Cinépolis The Galeria Banjar sebagai destinasi baru bagi para penonton film di kota ini,” ujar Johan Anthony Sondakh, Deputy CEO Cinépolis Cinemas Indonesia. “Mulai dari desain interior hingga sajian kuliner, semua kami rancang untuk memberikan kenyamanan dan kesan premium.”

Ilustrasi Mahasiswa Belajar Teknologi AI

Buka Akses Teknologi, Puluhan Ribu Mahasiswa Lintas Jurusan Dibekali Ilmu Kuasai AI

Akselerasi pemanfaatan Kecerdasan Buatan atau Artificial Intelligence (AI) di era digital saat ini menuntut kesiapan talenta muda yang menjadi garda terdepan.

img_title
VIVA.co.id
29 Oktober 2026
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut