Alibaba Cloud Perluas Ekosistem AI Full-Stack untuk Perusahaan

Jingren Zhou, Chief Technology Officer, Alibaba Cloud Intelligence
Sumber :
  • Alibaba

Jakarta, VIVA – Alibaba Cloud menegaskan komitmennya dalam pengembangan teknologi kecerdasan buatan dengan memperluas rangkaian solusi berbasis AI untuk kebutuhan korporasi. Perusahaan menilai ekosistem AI full-stack menjadi fondasi penting untuk menghadapi percepatan inovasi di berbagai sektor.

img_title Pesatnya Perkembangan AI dan Disrupsi Teknologi Jadi Tantangan Bagi Moral dan Kedamaian Global

Dalam keterangan resminya, Alibaba Cloud menyebut penerapan AI kini bergerak menuju pendekatan yang lebih terintegrasi. Infrastruktur, model, rekayasa aplikasi, dan solusi knowledge management menjadi empat elemen utama yang dibutuhkan pelaku industri.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Chief Technology Officer Alibaba Cloud Intelligence, Jingren Zhou, mengatakan strategi “AI + Cloud” dirancang untuk menjawab kebutuhan tersebut. “Kami berkomitmen menyediakan ekosistem holistik yang membantu bisnis berinovasi dan berkembang di era AI yang bergerak sangat cepat,” ujarnya, dikutip Sabtu 29 November 2025.

img_title Persaingan Industri Alat Elektronik Bergerak ke Level Premium, Pasar Tagih Kekuatan Inovasi dan Teknologi

Pada kategori infrastruktur, Alibaba Cloud menawarkan layanan yang dioptimalkan untuk beban kerja AI dan machine learning. Solusi ini mencakup komputasi, penyimpanan, serta jaringan berperforma tinggi untuk kebutuhan pelatihan maupun inferensi model.

Di segmen penyedia model, Alibaba Cloud mengandalkan seri Qwen yang berkembang pesat dalam komunitas global. Model ini tersedia dalam format komersial dan open-source, serta telah diunduh ratusan juta kali melalui berbagai platform.

img_title Tak Hanya Jadi Pasar Teknologi Global, Luhut Dorong RI Kembangkan AI dengan Kapasitas Nasional

Alibaba juga menyediakan Model Studio yang membantu perusahaan melakukan fine-tuning dan deployment model secara efisien. Fasilitas tersebut telah dimanfaatkan lebih dari satu juta pengguna, termasuk berbagai pelaku industri.

Untuk kebutuhan rekayasa AI, Alibaba Cloud mengandalkan Platform for AI (PAI) sebagai pusat pengembangan, pelatihan, dan penerapan model. PAI dirancang agar perusahaan dapat mengelola seluruh siklus hidup model generatif dalam satu sistem terpadu.

Pada segmen aplikasi knowledge management, Alibaba Cloud menawarkan teknologi berbasis RAG dan agentic AI. Solusi ini memungkinkan perusahaan mengolah informasi internal menjadi insight yang dapat langsung digunakan dalam operasional.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Zhou menegaskan bahwa percepatan adopsi AI membutuhkan kesiapan teknologi di seluruh lapisan. “Kami mendekati GenAI secara holistik, dengan fokus pada bagaimana teknologi ini akan memberikan nilai jangka panjang,” katanya.

Sebagai informasi tambahan, Alibaba Cloud kembali dinobatkan sebagai Emerging Leader oleh Gartner dalam laporan Innovation Guide for Generative AI edisi November 2025. Pengakuan serupa juga diterima perusahaan pada laporan tahun sebelumnya.

Agora.

Indonesia Diproyeksikan Jadi Salah Satu Pasar Perangkat Pintar dengan Pertumbuhan yang Menjanjikan di Asia Tenggara

Pasar smart home Indonesia diproyeksikan meningkat dari US$1,81 miliar pada 2024 menjadi US$8,12 miliar pada 2030. Pertumbuhan ini juga tercermin pada pasar IoT.

img_title
VIVA.co.id
7 September 2026
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut