Good Bye! Samsung Messages

Samsung Galaxy S25 Edge.
Sumber :
  • VIVA/Lazuardhi Utama

Jakarta, VIVA - Samsung Messages akan dihentikan pengoperasiannya. Langkah tersebut tidaklah mengejutkan karena sebagian besar perangkat Samsung terbaru sudah dilengkapi dengan Google Messages yang secara otomatis sudah terpasang.

img_title Bukan Cuma Elkan Baggott, Egy Maulana Punya Peran Penting dalam Perjalanan Indonesia Juara FIFA ASEAN Cup

Artinya, aplikasi pesan instan bawaan milik raksasa teknologi asal Korea Selatan itu tidak dibutuhkan lagi. Dalam pengumuman yang dipublikasikan di situs resminya, Senin, 6 April 2026, Samsung mengonfirmasi bahwa aplikasi pesan instannya akan resmi dihentikan pada Juli 2026.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Perusahaan tersebut mendesak pengguna untuk beralih ke Google Messages sebagai aplikasi pesan teks utama mereka. Samsung menyarankan pengguna untuk memeriksa aplikasi pesan untuk mengetahui tanggal pasti penghentian layanan.

img_title Sosok Baila Fauri, Member Group No Na yang Dirumorkan Punya Hubungan Spesial dengan Pemain Timnas Indonesia Ivar Jenner

Perusahaan juga mencatat bahwa ponsel pintar atau smartphone yang menjalankan Android 11 atau versi lebih lama tidak akan terpengaruh oleh penghentian layanan dan akan terus mendukung aplikasi Samsung Messages.

Samsung Galaxy S25 series, bersama dengan Galaxy Z Fold6, Galaxy Z Flip6, dan perangkat yang lebih baru, dikirimkan dengan Google Messages sebagai aplikasi perpesanan bawaan, seperti dilansir dari situs GSMArena.

img_title Petasan Meledak hingga Jam 1 Malam, Polisi Ungkap Fakta Mengejutkan soal Acara Maulid di Jaksel yang Diprotes Warga

Di Amerika Serikat (AS), Samsung mulai menghapus aplikasi Messages secara bertahap dengan jajaran Galaxy S22 series. Salah satu alasan kuat di balik transisi ini adalah dorongan untuk standarisasi Rich Communication Services (RCS).

Dukungan RCS pada Google Messages memungkinkan pengguna berkirim media berkualitas tinggi, melakukan obrolan grup yang lebih kaya, serta melihat indikator pengetikan secara real-time lintas sistem operasi.

Meskipun pengguna ponsel Galaxy berpotensi kehilangan sejumlah opsi kustomisasi visual khas Samsung Messages, Google Messages menawarkan nilai tambah melalui integrasi kecerdasan buatan (artificial intelligence/AI) yang jauh lebih masif.

Pengguna dapat memanfaatkan asisten AI Gemini langsung di dalam kolom percakapan untuk mengolah foto atau menyusun balasan pesan secara cerdas. Selain itu, Google Messages juga memudahkan sinkronisasi percakapan secara seamlessantarperangkat, mulai dari ponsel pintar, tablet, hingga arloji pintar Galaxy Watch.

Bagi pengguna yang masih enggan berpindah, Samsung memberikan masa transisi. Saat ini, aplikasi Samsung Messages masih tersedia untuk diunduh melalui platform Galaxy Store bagi perangkat yang masih mendukung.

Namun, Samsung menegaskan bahwa tanggal penghentian layanan secara penuh akan diumumkan lebih lanjut melalui notifikasi di dalam aplikasi tersebut. Para analis menilai langkah Samsung ini sebagai upaya efisiensi pengembangan perangkat lunak.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Dengan menyerahkan urusan perpesanan kepada Google, Samsung dapat lebih fokus mengembangkan inovasi di level perangkat keras dan fitur AI eksklusif lainnya. Di sisi lain, kolaborasi ini semakin mempererat hubungan antara Samsung dan Google dalam menghadapi dominasi iMessage milik Apple.

Dengan standarisasi RCS yang semakin matang, hambatan komunikasi antara pengguna Android dan platform lain diharapkan dapat terkikis, sekaligus memberikan pengalaman pengguna yang lebih seragam secara global.

Marselino Ferdinan.

Dibekap Cidera, Marselino Beri Tanggapan Menyentuh untuk Selebrasi Ole Romeny

Sedang dihantam cidera dan tak bisa membela timnas, Marselino Ferdinan beri tanggapan mengharukan di media sosial pada selebrasi sahabat karibnya Ole Romeny

img_title
VIVA.co.id
6 Oktober 2026
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut