Indonesia Dibombardir Serangan Siber

Managing Director Kaspersky untuk Asia Pasifik, Adrian Hia (kiri).
Sumber :
  • Dok. Kaspersky

Jakarta, VIVA - Lanskap keamanan siber di Indonesia telah mengalami peningkatan signifikan baik dalam kompleksitas maupun volume ancaman dalam beberapa tahun terakhir.

img_title Kaspersky Turun Tangan di Indonesia

Menurut data terbaru dari Kaspersky, 14.909.665 serangan berbasis web dan 39.718.903 ancaman pada perangkat terdeteksi dan diblokir tahun lalu di Indonesia.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Selain itu, perusahaan keamanan siber dan privasi digital global ini juga mengungkapkan bahwa 20 persen perusahaan di Indonesia mengalami serangan rantai pasokan tahun lalu.

img_title Pelancong Wajib Tahu! Satu eSIM untuk 150 Negara, Praktis dan Murah

Seiring semakin banyak perusahaan yang berupaya memperkuat pertahanan mereka terhadap lanskap ancaman yang terus berubah, Kaspersky melaporkan pertumbuhan bisnis yang positif secara global, di Asia Pasifik (APAC), dan di Indonesia.

Kaspersky mencatatkan hasil penjualan positif yang tumbuh sebesar 4 persen year-on-year (YoY) dan mendekati US$836 juta (Rp14,2 triliun) pada 2025.

img_title Alumni UGM Ini bikin Geger, Orang Indonesia Pertama Jadi Bos di Perusahaan Keamanan Siber Asing

Ekspansi ini terutama didorong oleh pertumbuhan penjualan sebesar 16 persen YoY dari portofolio produk B2B perusahaan. Di Asia Pasifik, pertumbuhan YoY secara keseluruhan sama dengan dinamika global yaitu +4 persen YoY.

Penjualan bisnis Kaspersky di kawasan ini terus berkembang dengan pertumbuhan 12 persen YoY di segmen bisnis B2B dan pertumbuhan 22 persen YoY di segmen enterprise pada tahun lalu.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Pertumbuhan segmen perusahaan non-endpoint menunjukkan peningkatan yang mengesankan sebesar 40 persen YoY di Asia Pasifik.

“Kaspersky telah mengembangkan teknologi dan layanan kelas dunianya selama hampir tiga dekade. Kami adalah pelopor dalam mengadopsi pembelajaran mesin dan kecerdasan buatan (AI) dalam keamanan siber sejak tahun 2004. Solusi dan layanan kami melindungi semua orang – mulai dari pengguna harian hingga konglomerat terbesar, bahkan sistem pemerintah yang paling tertutup, dan infrastruktur paling penting di suatu negara. Karena Asia Pasifik memimpin dunia dalam transformasi digital, penggunaan AI, dan adopsi cloud, hasil kuat kami yang konsisten di Asia Pasifik menunjukkan bahwa Kaspersky berada pada posisi strategis untuk mengamankan perluasan digital di kawasan ini,” kata Managing Director Kaspersky untuk Asia Pasifik, Adrian Hia, di Jakarta, Rabu, 8 April 2026.

Kerja sama BSSN dan Kaspersky.

BSSN dan Kaspersky Makin Intim, Siap Jadi Benteng Siber RI

Berdasarkan MoU yang diperbarui, Kaspersky dan BSSN mengidentifikasi empat bidang yang ingin diperdalam kolaborasinya oleh kedua pihak. Berikut isinya.

img_title
VIVA.co.id
13 April 2026
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut