Beasiswa 'Emas' Enggak bikin Cemas

Ilustrasi beasiswa.
Sumber :
  • pexels.com

Jakarta, VIVA – Memilih pendidikan tinggi saat ini lebih kompleks dari sebelumnya. Orangtua tidak hanya memikirkan biaya pendidikan yang semakin meningkat, tetapi juga memastikan bahwa pendidikan tersebut memberikan return on investment (ROI) yang sebanding dengan masa depan anak mereka.

img_title Harga Emas Hari Ini 15 September 2026: Emas Antam dan Global Kompak Melorot

Banyak orangtua merasa khawatir akan biaya pendidikan, apalagi dengan adanya perubahan dunia kerja yang sangat cepat dan ketidakpastian karier di masa depan.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Kekhawatiran ini semakin besar, terutama karena mereka ingin memastikan bahwa investasi untuk anak-anaknya benar-benar memberikan nilai dan manfaat jangka panjang.

img_title Pramono Sudah Teken Pergub soal LPDP Jakarta, Ini Isinya

Melihat situasi tersebut, Binus Bekasi menyediakan beasiswsa 'Emas' (Empowering Achievement of Student), yang memberikan dukungan finansial kepada mahasiswa berprestasi untuk memastikan bahwa biaya pendidikan lebih terjangkau tanpa mengurangi kualitas pendidikan yang diterima mahasiswa.

Selain memberikan dukungan finansial, Beasiswa Emas juga menyiratkan nilai investasi masa depan anak. Inilah yang memperkuat prinsip bahwa pendidikan adalah investasi yang menguntungkan, baik untuk anak maupun orangtua.

img_title Harga Emas Hari Ini 14 September 2026: Produk Antam Melorot, Global Merosot

"Kami membantu mahasiswa mengurangi gap antara pendidikan dan dunia kerja. Dengan mengintegrasikan pengalaman industri langsung ke dalam pembelajaran, mahasiswa dapat memulai karier mereka lebih awal, memberikan return nyata kepada orangtua sebelum lulus," ungkap Direktur Kampus Binus Bekasi, Gatot Soepriyanto, Sabtu, 25 April 2026.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Faculty Member Binus University, Istiani, menjelaskan bahwa keputusan pendidikan kini tidak hanya soal biaya, tetapi juga tentang menjamin masa depan anak. Menurutnya, orangtua tidak hanya memikirkan pendidikan sebagai biaya, tetapi sebagai investasi untuk anak-anak mereka.

"Ketika orangtua merasa bahwa investasi ini sudah memberikan nilai dan keuntungan, rasa cemas tentang biaya pendidikan dapat berkurang. Nah, kami menyediakan solusi finansial yang memberikan rasa aman, sekaligus memastikan anak mendapatkan pendidikan yang relevan dan siap untuk dunia kerja,” jelasnya.

Ilustrasi Gedung Bareskrim Polri

Dilaporkan Dugaan Penipuan Investasi Emas Rp58,5 M, Kombes Fahrurozi Siapkan Laporan Balik

Kasus dugaan penipuan dan penggelapan investasi tambang emas yang menyeret anggota Polri, Kombes Pol Fahrurozi, memasuki babak baru. Dia bakal lapor balik.

img_title
VIVA.co.id
15 September 2026
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut