Teknologi Tak Hanya Milik Dokter Semata

Ilustrasi platform digital
Sumber :
  • Freepik

Jakarta, VIVA – Perkembangan teknologi di bidang kesehatan tidak lagi hanya dimanfaatkan oleh dokter maupun tenaga medis di rumah sakit. Profesi ahli gizi juga mulai mengadopsi berbagai inovasi untuk mendukung proses edukasi, meningkatkan efisiensi layanan, hingga mencari solusi atas persoalan gizi yang dihadapi masyarakat.

img_title 10 Inovasi Perempuan Indonesia Bersiap Menarik Investor Global, Ini Sektor yang Digarap

Perubahan tersebut menunjukkan bahwa transformasi digital dan inovasi kini menjadi bagian penting dalam pengembangan layanan kesehatan. Teknologi dimanfaatkan bukan hanya untuk mempercepat pekerjaan, tetapi juga membuka peluang lahirnya pendekatan baru yang lebih efektif dan berkelanjutan.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Gambaran tersebut terlihat dalam Soyjoy Nutrition Award 2026 yang memberikan apresiasi kepada sejumlah inovasi karya ahli gizi Indonesia. Tiga program yang mendapat penghargaan menghadirkan solusi dengan pendekatan berbeda, mulai dari pemanfaatan teknologi digital, peningkatan efisiensi layanan kesehatan, hingga pengelolaan pangan yang mendukung keberlanjutan.

img_title Aset Digital Semakin Bernilai, Ini Cara Memperkuat Keamanan Akun agar Tidak Mudah Dibobol

Salah satu inovasi yang diperkenalkan adalah Nutritools, sebuah platform digital yang dikembangkan untuk mendukung proses pembelajaran dan praktik gizi. Selain itu, ada Feedcycle, inovasi yang memanfaatkan kembali feeding buret guna meningkatkan efisiensi layanan rumah sakit sekaligus membantu mengurangi limbah medis.

Sementara itu, program Pangan Lestari menawarkan pendekatan ekonomi sirkular dalam pengelolaan sisa makanan. Melalui program tersebut, limbah pangan diolah menjadi pakan ikan lele dengan kandungan gizi yang lebih baik, kemudian dimanfaatkan sebagai bagian dari program pemberian makanan tambahan bagi balita stunting.

img_title Siapa Daerah Paling Inovatif? Kemendagri Matangkan Penilaian IGA 2026

Menurut Kenny Aridy, Digital & New Product Development Manager Soyjoy, berbagai inovasi tersebut menunjukkan bahwa solusi di bidang gizi dapat lahir dari persoalan yang dekat dengan kehidupan sehari-hari. Karena itu, pihaknya ingin menghadirkan ruang bagi para ahli gizi untuk berbagi pengalaman sekaligus menginspirasi lahirnya inovasi baru.

"Kami ingin memberikan ruang apresiasi bagi para ahli gizi yang terus menghadirkan solusi nyata dari praktik sehari-hari, sekaligus mendorong agar inovasi tersebut dapat menginspirasi lebih banyak pihak untuk bersama-sama membangun ekosistem gizi yang lebih baik," ujarnya, dikutip Senin 6 Juli 2026.

Direktur Strategi Hilirisasi dan Operasi Hilir MIND ID, Achmad Ardianto (Tengah) di DTIIF Jakarta

CTO Danantara sebut Kerja Sama Teknologi Jangan Berhenti di MoU! Mind Id Lakukan Hal Ini

CTO Danantara Indonesia sekaligus Ketua DTIIF 2026, Sigit Puji Santosa tegaskan kolaborasi tidak boleh berhenti pada penandatanganan nota kesepahaman atau MoU

img_title
VIVA.co.id
2 November 2026
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut