Fitur Ini Bisa Bagi Biaya Perjalanan Otomatis
- Pexels/Anderson Martins
Jakarta, VIVA – Bepergian menggunakan kendaraan bersama teman sering menjadi pilihan praktis ketika hendak menghadiri acara, pergi makan, berwisata, atau sekadar pulang bersama setelah beraktivitas. Masalahnya, urusan biaya perjalanan terkadang justru menjadi bagian yang merepotkan.
Satu orang bisa membayar perjalanan terlebih dahulu, sementara teman-teman lainnya harus menghitung berapa bagian yang perlu dibayarkan. Jika jarak tempuh setiap orang berbeda, perhitungannya bisa semakin rumit.
Kini, sejumlah layanan transportasi berbasis aplikasi mulai menawarkan fitur yang membuat perjalanan bersama sekaligus pembagian ongkos menjadi lebih praktis.Â
Saat ini banyak, aplikasi ojek online yang memungkinkan pengguna mengajak teman dalam satu perjalanan dan membagi biaya. Hal itu dirancang agar pengguna dapat mengundang teman, menambahkan titik pemberhentian, sekaligus membagi tagihan perjalanan.Â
Fitur ini ditujukan untuk berbagai kebutuhan, mulai dari perjalanan sehari-hari, pergi bersama teman, hingga perjalanan keluarga.
Cara kerja fitur tersebut cukup sederhana. Pengguna yang membuat perjalanan bertindak sebagai host, kemudian dapat mengundang anggota lain melalui tautan yang dibagikan.
Setelah bergabung, anggota dapat melihat informasi perjalanan dan menentukan titik penjemputan maupun tujuan sesuai kebutuhan. Dengan begitu, rombongan tidak harus membuat pesanan kendaraan secara terpisah.
Konsep seperti ini juga membuat koordinasi perjalanan menjadi lebih mudah karena seluruh anggota berada dalam satu perjalanan yang sama. Bagian yang menarik adalah pembagian ongkos. Nanginya, anggota perjalanan tidak harus menghitung secara manual berapa yang harus dibayar masing-masing.
Dalam pengembangan fiturnya, pembagian dapat dilakukan secara merata maupun berdasarkan proporsi tertentu sesuai skema yang tersedia di wilayah pengguna.
Artinya, setelah perjalanan selesai, pengguna tidak perlu lagi mengandalkan catatan di ponsel atau kalkulator untuk mengetahui bagian biaya setiap orang.
Model pembayaran seperti ini sebenarnya bukan hal baru dalam layanan transportasi digital.Â
Grabcar, misalnya, telah lama menyediakan fitur yang memungkinkan penumpang membagi biaya perjalanan melalui aplikasi. Melalui satu tautan undangan, host atau pembuat perjalanan dapat mengajak anggota untuk bergabung, meninjau detail rute, serta memilih cara pembagian ongkos.
“Melalui fitur ini, kami ingin membantu membuat perjalanan bersama menjadi lebih mudah diatur, lebih transparan, dan tetap nyaman bagi seluruh anggota perjalanan, ujar Asep Haekal, Marketing Director, Grab Indonesia.