Mode Hemat Daya di Hp Android dan iPhone Punya Konsekuensi
- Pexels/Lisa
Jakarta, VIVA – Banyak pengguna smartphone mengaktifkan fitur Low Power Mode atau penghemat baterai agar perangkat bisa bertahan lebih lama tanpa harus sering mengisi daya. Fitur ini memang berguna ketika persentase baterai mulai menipis, terutama saat pengguna sedang bepergian dan jauh dari stopkontak.
Namun, menjadikan mode hemat daya sebagai pengaturan utama sepanjang hari ternyata memiliki sejumlah konsekuensi. Selain membuat pengalaman menggunakan HP terasa berbeda, beberapa fitur penting juga dapat dibatasi demi mengurangi konsumsi energi.
Dikutip dari SlashGear Senin, (19/10/2026), penggunaan mode hemat daya secara terus-menerus dapat memengaruhi performa perangkat, aktivitas aplikasi di latar belakang, hingga konektivitas. Meski demikian, dampaknya bisa berbeda tergantung merek HP, sistem operasi, dan pengaturan yang digunakan.
Lantas, apa saja empat hal yang perlu diperhatikan sebelum membiarkan fitur ini aktif sepanjang hari?
1. Performa HP Bisa Terasa Lebih Lambat
Salah satu dampak yang paling mudah dirasakan adalah perubahan kelancaran saat menggunakan smartphone. Mode hemat daya bekerja dengan membatasi sejumlah aktivitas yang mengonsumsi energi, termasuk beberapa aspek performa dan tampilan.
Pada HP yang mendukung layar dengan refresh rate tinggi, mode ini dapat menurunkan refresh rate menjadi 60Hz atau lebih rendah, bergantung pada perangkat. Akibatnya, animasi saat membuka aplikasi, menggulir halaman, dan berpindah menu bisa terasa kurang mulus.
Perubahan tersebut juga dapat memengaruhi pengalaman bermain game, terutama judul yang membutuhkan gerakan responsif dan tampilan dengan frame rate tinggi.
Pada perangkat Android, dampaknya tidak selalu sama. Sebagian ponsel hanya membatasi fitur tertentu, sedangkan perangkat lain menerapkan penghematan yang lebih agresif.
Artinya, mode hemat daya bukan berarti membuat HP rusak atau kehilangan kemampuan pemrosesannya. Namun, pengguna mungkin harus menerima pengalaman yang kurang responsif demi menghemat energi.
2. Notifikasi dan Sinkronisasi Aplikasi Bisa Terlambat
Dampak berikutnya berkaitan dengan aktivitas aplikasi di latar belakang. Agar baterai tidak cepat terkuras, sistem dapat membatasi proses penyegaran aplikasi, sinkronisasi data, serta aktivitas jaringan tertentu.
Kondisi ini berpotensi memengaruhi aplikasi email, penyimpanan awan, media sosial, hingga layanan pesan instan.