Facebook Akuisisi Aplikasi Ponsel Snaptu

Logo Snaptu
Sumber :

VIVAnews - Jejaring sosial Facebook baru saja mengakuisisi pembuat aplikasi ponsel asal Israel, Snaptu.

img_title Rajin Bersih-bersih di HP, tapi Lupa Jaga Keamanan Digital

Seperti dikutip dari situs Mashable, Facebook mencaplok Snaptu dengan perkiraan nilai valuasi antara US$60 juta hingga US$70 juta (setara Rp526 miliar-Rp614 miliar).

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Kami akhirnya memutuskan bekerja sebagai bagian dari tim Facebook yang menawarkan peluang terbaik untuk terus berakselerasi mengembangkan produk," kata Snaptu dalam blog resminya.

img_title Sudah Pakai iPhone 15 atau 16 Pro? Ini yang Perlu Dipertimbangkan Sebelum Lompat ke iPhone 18 Pro

Snaptu adalah sebuah aplikasi mobile yang dikhususkan untuk bisa berjalan di berbagai ponsel non-smartphone. Snaptu menawarkan beberapa aplikasi seperti Facebook, Twitter, dan LinkedIn bisa diakses dalam satu platform sekaligus.

Sejak awal tahun ini, Facebook melirik Snaptu untuk membuat aplikasi Facebook yang bisa bekerja di ponsel fitur (ponsel yang berada di bawah kelas smartphone). Aplikasi Snaptu memang memiliki pengalaman antarmuka yang mirip seperti pada smartphone.

img_title 10 HP Murah Terbaik untuk Office Boy, mulai Menyiapkan Meeting hingga Mengurus Logistik

Simon Davies,  Managing Director Snaptu EuropeAplikasi Facebook di Snaptu sendiri, bisa berjalan di lebih dari 2.500 ponsel, yang mencakup 80 persen dari semua ponsel yang dijual di pasaran. 

"Kami menawarkan berbagai aplikasi di platform kami, kepada ponsel-ponsel biasa, tak hanya bagi ponsel pintar (smartphone)," kata Simon Davies, Co-Founder dan Managing Director Snaptu, saat berkunjung ke kantor VIVAnews, Jakarta, akhir Desember 2010. 

Menurut Davies saat itu, Indonesia dan Asia Tenggara merupakan pasar utama Snaptu. Dari lebih 20 juta penggunanya di seluruh dunia, pengguna Snaptu asal Indonesia adalah yang terbesar, dengan lebih dari 8 juta pengguna. Snaptu mengalahkan pengguna asal India, Amerika Serikat, dan Afrika Selatan. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Asia Tenggara merupakan pasar terbesar kami, meliputi Indonesia, Malaysia, Filipina, Thailand, dan Vietnam. Karena kami memang menyasar para pengguna ponsel berfitur (non-smartphone)," kata Davies. 

Di Indonesia, Davies menambahkan, Snaptu menjajaki kerja sama dengan berbagai vendor ponsel lokal yang menggunakan chipset MTK (mediatek), antara lain Nexian, Skybee, dan TiPhone. (art)

Ilustrasi HP

Update Harga HP OPPO, Xiaomi dan Vivo September 2026, Mana yang Paling Masuk Akal Dibeli?

Update harga HP OPPO, Xiaomi, dan vivo September 2026. Simak pilihan terbaik mulai Rp2 jutaan, lengkap dengan spesifikasi dan pertimbangan sebelum membeli kebutuhan.

img_title
VIVA.co.id
13 September 2026
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut