Saham RIM Anjlok, Pendiri Jadi 'Miskin'

Kantor pusat RIM, produsen BlackBerry di Kanada
Sumber :
  • rim.com

VIVAnews - Terus merosotnya saham Research in Motion (RIM), vendor pembuat peranti dan layanan BlackBerry, membuat duo pendirinya, Jim Balsillie dan Mike Lazaridisi kehilangan statusnya sebagai miliarder.

img_title Babe Haikal Kecam Warung Nonhalal Dibakar di Sukoharjo, Singgung tentang Toleransi: Ini Mencoreng Keberagaman Kita!

Saham RIM memang terjungkal hingga kini nilainya hanya separuh dibanding pada awal tahun ini. Seperti dikutip Sidney Morning Herald, baik Jim maupun Mike, masing-masing memiliki sekitar 5 persen saham di RIM.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Kini nilai saham mereka jatuh bebas dari US$ 1,9 miliar (sekitar Rp 16,8 triliun) menjadi hanya US$640 juta (sekitar Rp 5,6 triliun). 

img_title AS-Iran Memanas, Trump Sebut Fasilitas Nuklir Bisa Dihancurkan dalam 10 Menit

Laporan keuangan RIM selama tiga kuartal belakangan juga selalu mengecewakan para investor. RIM kini seperti tertatih-tatih mengejar Apple yang makin sukses dengan iPhone dan iPad-nya.

Tablet mutakhir RIM, BlackBerry Playbook juga tak mampu mendongkrak kepercayaan pasar. "Mereka [para pendiri RIM] salah kebijakan," ujar Matthew Thornton, seorang analis dari Avian Securities di Boston.

img_title OJK Periksa 31 Emiten Sekaligus, Siapa yang Berikutnya Kena Sanksi?

Menurut dia, RIM meluncurkan PlayBook begitu terlambat. Mereka juga gagal meyakinkan Wall Street untuk menjadi pesaing yang patut diperhitungkan bagi Apple dan Google.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Pada Jumat lalu, di Bursa Nasdaq, saham RIM  jatuh 19 persen menjadi hanya US$ 23,93. Ini merupakan penurunan sebesar 66 persen dari harga tertinggi di 2011. Kondisi ini menandai antiklimaks yang dialami RIM, sejak dominasinya di akhir 1990-an. 

Pada 1999, saham RIM sempat meroket hingga 70 kali lipat setelah memperkenalkan BlackBerry. Saham RIM di Nasdaq New York juga sempat mencetak rekor tertinggi pada 2008. Dibandingkan harga saham saat itu, kini saham RIM anjlok sekitar 84 persen.

Ketua Umum Aspebindo, Anggawira

Aspebindo Tegaskan Transformasi Energi Harus Hadirkan Daya Saing hingga Manfaat Ekonomi Bagi Rakyat

Aspebindo menekankan pentingnya kolaborasi antara pemerintah, dunia usaha, perguruan tinggi, dan lembaga riset dalam mempercepat transformasi energi nasional.

img_title
VIVA.co.id
1 November 2026
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut