Situs Kementerian Pertanian Diretas?

Laman Kementerian Pertanian yang diretas
Sumber :

VIVAnews - Produk komoditas kedelai saat ini sedang mengalami krisis, harga naik dan ketersediaan d pasaran dilaporkan beberapa hari lalu mulai langka. Kritik dan hujatan ditujukan kepada pemerintah yang
tidak dapat menjaga komoditas rakyat ini. Protes tidak sampai di situ saja. Dalam dunia maya, muncul upaya peretasan terhadap situs Kementerian Pertanian.

img_title Gubernur Kalbar Duga Lahan Sengaja Dibakar untuk Buka Area Pertanian

Peretas ini memuat gambar dua halaman berwarna biru yang dibuka dengan tulisan "Stop!". Upaya peretasan ini berisi kritikan kepada pemerintah karena sering megimpor produk pertanian, meski ironisnya di Indonesia ini banyak ahli pertanian.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Link hujatan ini menyebar di Twitter dalam 16 jam terakhir dengan alamat tautan ini.

img_title Pertanian Modern Bisa Bikin Produksi Naik Dua Kali Lipat, Mentan Amran Kasih Buktinya

Saat dibuka, link ini menampilkan ungkapan protes yang ditandai dari
alamat Betutu@pitulasan. Peretas mengeluhkan solusi pemerintah yang selalu memilih impor.

"Presidennya juga doktor lulusan IPB, mbok ya apa-apa jangan impor. Masa kedelai, singkong, buah-buahan, beras, sampai garam saja milih impor," tulisnya dalam laman itu.

img_title Bantu Kembangkan Perkebunan Tebu Rakyat, Mentan Amran Pede Produksi Gula Nasional Makin Meningkat

Protes yang dilayangkan peretas ini juga menyindir Departemen Pertanian seharusnya berganti nama menjadi Kementerian Impor RI. Dia juga mengeluhkan setelah cabai mahal, kini harga tahu dan tempe juga naik. Kondisi ini dinilainya menyusahkan rakyat.

Saat dicek ke halaman situs Kementerian Pertanian, tampilan dari peretas ini tidak muncul dalam halaman utama. Gambar peretas ini juga tidak muncul pada menu situs Kementerian Pertanian. Apabila memangkas "image" dalam alamat laman yang diretas, ini berujung pada halaman yang hanya bisa diakses admin pengelola laman Kementerian ini.

Ketua Dewan Komisioner OJK, Friderica Widyasari Dewi

Berkaca ke Harga Global, Bos OJK Sebut Mekanisme Price Discovery Bursa Mineral Masih Digodok

Ketua Dewan Komisioner OJK, Friderica atau Kiki menyampaikan, mekanisme pembentukan harga (price discovery) di bursa mineral & komoditas strategis (BKMS) masih dirumuskan

img_title
VIVA.co.id
7 September 2026
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut