Muhammad Firman

Putaran Roda Nasib Nvidia

CUDA Nvidia.
Sumber :
  • U-Report

Demikian pula di segmen notebook. Sejumlah produsen kelas atas, sebut saja Sony, Dell, dan HP, Apple, mengalami masalah overheat dan throttling (kecepatannya turun) pada beberapa jajaran produknya. Ketika ditelaah lebih lanjut, jajaran produk yang bermasalah adalah yang menggunakan chip Nvidia atau grafis GeForce di dalamnya. Khususnya grafis berbasis G84 dan G86 (GeForce 8300 sampai 8600 series).

img_title Poco F9 Ultra vs Oppo Find X9 Pro: Jangan Cuma Lihat Chipset, 5 Hal Ini Patut Dipertimbangkan

Yang paling dirugikan di sini tentunya adalah produsen notebook. Mereka terpaksa harus menarik atau mengganti produk-produk yang bermasalah. Kalau tidak, tentu komplain dari pengguna sampai kehilangan pelanggan akan mereka hadapi. Bila tidak mengambil sikap yang mampu meredakan masalah, Nvidia tentu akan ditinggalkan oleh klien-klien besar tersebut.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Sebagai sikap tanggungjawab, Nvidia menyiapkan budget 150 sampai 200 juta dolar AS untuk mengganti kerugian yang diderita partnernya. Meski di periode sebelumnya Nvidia mampu meraih keuntungan hingga 1,1 miliar dolar, tetap saja ganti rugi itu cukup mempengaruhi keuangan perusahaan. Dana yang seharusnya bisa digunakan untuk menambah budget riset dan penelitian, tidak bisa digunakan. Padahal, kompetitor berat mereka yakni ATI sedang mengancam. Belum lagi citra perusahaan yang tercoreng dan berefek pada harga saham yang terganggu.

img_title Bukan Mobil Mewah, tapi Kursinya Sudah Bisa Diatur Elektrik

Jen-Hsun Huang, Presiden dan CEO Nvidia Corp. mengatakan bahwa permasalahan yang mereka hadapi saat ini hanya pada beberapa chip notebook saja. "Hal ini tidak terjadi pada seluruh chip kami, dan ini juga tidak terjadi pada sebagian besar notebook yang beredar." Menurutnya, masalah juga hanya muncul di beberapa produk dari seri tertentu yang sudah dipasarkan. Dana yang mereka siapkan juga seharusnya sudah cukup ununtuk mengatasi masalah yang timbul.

Chip Grafis
Di bidang VGA, produk GeForce yang beberapa waktu lalu menjadi pilihan utama, kini banyak dikritik. Meski sudah mengalami beberapa perbaikan dan meluncurkan seri terbaru, kinerja VGA barunya tidak meningkat secara signifikan. Malah, panas yang dihasilkan semakin sulit diatasi. Padahal proses produksi GPU sudah diperbaiki.

img_title IHSG di Balik Layar Digital: Mengenal Peran Data, Algoritma, dan Teknologi dalam Pasar Saham Tanah Air

Jajaran G92 alias GeForce 8800 series yang sebelumnya yang sangat mendominasi mulai tersudut ketika AMD meluncurkan RV770 atau yang dikenal dengan jajaran Radeon HD4000 series. Dari sisi performa, VGA berbasis RV770 memiliki kinerja yang lebih baik dibandingkan yang dimiliki oleh Nvidia. Dari sisi harga, salah satu varian RV770 yakni Radeon HD4850 dijual di kisaran harga yang lebih rendah dibandingkan dengan harga GeForce 8800GT. Padahal, dari sisi kinerja Radeon HD4850 memiliki kinerja yang sedikit lebih baik, terutama di resolusi dan setting detail tinggi. Di kelas menengah dan bawah, kartu grafis GeForce buatan Nvidia kini juga mulai kalah saingan.

Halaman Selanjutnya
Halaman Selanjutnya
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut